Ojek Online Dilempar Susu

Ojek Online Dilempar Susu, Grab dan Kop/yor Bedamai, Nasib Pelaku Kekerasan Diserahkan ke Polisi

Manager Area Kopyor Bandung, Natasha Angelica menyampaikan permohonan maaf. Persoalan dugaan kekerasaan itu diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Ojek Online Dilempar Susu, Grab dan Kop/yor Bedamai, Nasib Pelaku Kekerasan Diserahkan ke Polisi
Tribunjabar.id/Ery Chandra
Suasana musyawarah soal dugaan pelemparan minuman susu di Kantor Grab, Jalan Pasir Kaliki, Kota Bandung, Rabu (29/1/2020), malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Pihak Grab dan Kop/yor semalam, Rabu (29/1/2020) menggelar musyawarah mengenai dugaan pelemparan minuman susu yang dilakukan oleh Y (27) kepada A (53).

Dari pantauan Tribun Jabar, dalam musyawarah tersebut hadir perwakilan grab, manager Kop/yor, pemilik Kop/yor dan ojek online A bersama keluarganya.

Partner Engagement Grab Jawa Barat, Mawaddi Lubby menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak yang telah hadir dan memohon maaf telah mengundang untuk musyawarah dilakukan secara mendadak.

Akhir Kisah Viral Driver Ojol Dilempar Susu, Emak Bertemu Pihak Kedai Kopi, Ini Kabar Pegawainya

"Mari musyawarah, kami mempersilahkan untuk siapa yang menyampaikan terlebih dahulu," ujar Mawaddi, saat musyawarah, di Kantor Grab Bandung, Jalan Pasir Kaliki, Kota Bandung, Rabu (29/1/2020), malam.

Menurutnya, momen musyawarah digunakan agar tidak membahas lagi kronologi kejadian tersebut. Pasalnya, telah masuk ke ranah hukum.

"Kami sama-sama untuk menyelesaikan ini. Kami harapkan biar hukum yang berproses. Tujuan kedepan tidak terjadi lagi untuk semuanya," katanya.

Dia menuturkan secara umum persoalan tersebut kini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kami ingin ada diskusi seperti ini. Sama-sama diselesaikan. Terus terang, belum pernah terjadi seperti ini. Ini masukan buat kami, agar hubungan yang baik kedepan," ujarnya.

Akun Medsos Kopi Yor Diserbu Netizen usai Ramai Kasus Pegawainya Lempar Susu ke Driver Ojol Ibu-ibu

Sedangkan Manager Area Kopyor Bandung, Natasha Angelica menyampaikan permohonan maaf. Serta berharap kedepan dapat berjalan seperti sebelumnya.

"Kami memohon maaf sebelumnya terjadi seperti ini. Semoga bisa berpartner lagi karena saling membutuhkan," katanya.

Dia mengatakan persoalan dugaan kekerasaan itu kini sudah diserahkan kepada pihak yang berwajib.

"Untuk pekerja sudah kami lakukan pemecatan selasa kemarin.

Karena bagaimana pun melakukan kontak fisik, kami pun tak tahu mengapa seperti itu. Itu tetap salah," ujarnya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved