Untuk Mengungkap Tabir Tewasnya Korban, Jasad Siswa SMP di Tasikmalaya Itu Akhirnya Diautopsi

Untuk memastikan penyebab kematian Desi Sulistina (13) alias Delis, siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya

Untuk Mengungkap Tabir Tewasnya Korban, Jasad Siswa SMP di Tasikmalaya Itu Akhirnya Diautopsi
istimewa
Jasad Desi Sulistina tiba di depan Kamar Mayat RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Senin (27/1/2020) sore 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Untuk memastikan penyebab kematian Desi Sulistina (13) alias Delis, siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, pihak Polres Tasikmalaya Kota akhirnya melakukan autopsi terhadap jasad Desi.

Autopsi dilakukan oleh dokter forensik dari Polda Jabar, dr Fahmi Arief Hakim SpF, di ruang pemulasaraan Kamar Mayat RSU dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, dibantu sejumlah koas serta perawat.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Soediantoro, mengatakan, pihaknya melakukan autopsi terhadap jasad Delis agar penyebab pasti korban meninggal bisa diketahui.

"Dari hasil autopsi akan memudahkan langkah pengusutan selanjutnya. Hanya saja untuk mengetahui hasil autopsi biasanya membutuhkan waktu cukup lama, demi akurasi hasilnya," kata Dadang.

Dari hasil visum sebelumnya di RSU yaitu pemeriksaan luar jasad oleh dr RSU diketahui dari telinga kiri korban keluar darah, lidah dalam kondisi tergigit, ada bekas ikatan di tangan kiri serta ada luka lebam di tangan kiri dan kepala bagian kiri.

Tangani Pasien Terjangkit Virus Corona, Pemerintah China Akui Kekurangan Alat Medis

Namun begitu, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian korban, apakah dibunuh atau karena musibah seperti terjatuh ke dalam parit lalu masuk gorong-gorong.

"Nanti tunggu saja hasil autopsi seperti apa. Mudah-mudahan setelah ada hasilnya bisa menguak misteri kematian remaja putri ini," kata Dadang.

Seperti diketahui, Delis ditemukan tak bernyawa di dalam gorong-gorong depan sekolah, Senin (27/1/2020) sore. Polisi terpaksa harus membongkar bagian atas gorong-gorong agar bisa mengevakuasi tubuh Desi.

Fitur Baru WhatsApp Selain Dark Mode di 2020, Bisa Hapus Chat Otomatis, Biar Memori Tak Penuh

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved