Liga 1

Piala Presiden Dipastikan Absen Sebelum Liga 1 2020, Iwan Bule Ungkap Alasannya

Ini akan menjadi kali kedua Piala Presiden absen digelar sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015.

Piala Presiden Dipastikan Absen Sebelum Liga 1 2020, Iwan Bule Ungkap Alasannya
Twitter @pssi
Piala Presiden 2019 

TRIBUNJABAR.ID- Piala Presiden dipastikan tak akan digelar sebelum Liga 1 2020. 

Kepastian soal tak adanya Piala Presiden ini disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Ini akan menjadi kali kedua Piala Presiden absen digelar sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015.

Turnamen tersebut juga pernah absen pada tahun 2016 sebelum digelarnya Indonesia Soccer Championship (ISC).

Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang fokus untuk mempersiapkan Piala Dunia U-20 2021.

"Kami fokus ke Piala Dunia, waktu kami tersita ke sana. Komite Eksekutif (Exco) dan pengurus PSSI sedang sibuk," kata Mochamad Iriawan.

Mochamad Iriawan alias Iwan Bule akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 melalui pemilihan pada Kongres Luar Biasa PSSI, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).
Mochamad Iriawan alias Iwan Bule akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 melalui pemilihan pada Kongres Luar Biasa PSSI, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019). (Dok PSSI)

Persib Bandung Gelar Game Internal di Stadion GBLA, di Bawah Diguyur Hujan

PELATIH PERSIB BANDUNG Robert Singgung Target Juara dan Rekor Dunia Pemecatan Pelatih di Liga 1

"Piala Dunia itu enggak terasa lho, belum lagi kami harus menjalankan Inpres (percepatan sepak bola). Jadi kita kesampingkan itu untuk yang lebih besar," ujar dia.

"Tidak terasa, kami dikejar terus, belum lagi masalah stadion. Kami juga was-was bisa selesai nggak nih, tapi Insya Allah bisa lah," kata sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Permasalahan stadion yang dimaksud Iwan Bule adalah renovasi dan penambahan berbagai fasilitas penunjang yang jadi syarat wajib dari FIFA.

Misalnya, setiap stadion harus punya lima lapangan latihan di area sekitarnya serta penyediaan ruangan Video Assistant Referee (VAR).

"Kami minta Presiden agar pemerintah pusat masuk ke tempat-teman yang ditunjuk. Misalnya, Stadion Bung Tomo kan bagus, tetapi akses kurang, ada sampah dan sebagainya," tutur dia.

"Fasilitas lain juga kan belum semua punya, kalo SUGBK ada. Katakan lah di Solo atau Jogjakarta."

"Kalo ada tetapi terlalu jauh, ya harus dibangun dan pemerintah harus turun. Satu lapangan kurang lebih Rp 5 miliar. Jadi kalau 5 lapangan, Rp 25 miliar," kata Iwan Bule.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved