Setelah Puluhan Tahun Tak Terlihat, Hari Ini Lokomotif Muncul di Stasiun Garut

Jalur rel Cibatu-Garut untuk pertama kalinya bisa dilintasi lokomotif setelah puluhan tahun mati. Pukul 12.15

Setelah Puluhan Tahun Tak Terlihat, Hari Ini Lokomotif Muncul di Stasiun Garut
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Sejumlah warga berkumpul di Stasiun Garut melihat kehadiran lokomotif yang melakukan uji coba rel Cibatu-Garut, Kamis (23/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Jalur rel Cibatu-Garut untuk pertama kalinya bisa dilintasi lokomotif setelah puluhan tahun mati. Pukul 12.15, lokomotif pertama itu tiba di Stasiun Garut.

Masyarakat di sekitar Stasiun Garut bersorak menyaksikan kereta yang bisa kembali lagi masuk ke Garut. Meski proyek reaktivasi belum rampung 100 persen, rel dari Cibatu-Garut sudah terhubung. Masyarakat menjadi saksi hidupnya kembali jalur rel di Garut.

Saat kereta datang, tak sedikit yang mengabadikan momen itu dengan telepon pintarnya. Suara khas klakson kereta api menghipnotis masyarakat untuk berkumpul ke sekitar jalur rel.

"Ini baru uji coba. Keseluruhan uji cobanya bagus. Kami akan tetap tambah yang kurang secara teknis. Misal penambahan ballast (bagian dari badan jalan kereta api tempat penempatan bantalan rel)," ujar Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Fredi Firmansyah di Stasiun Garut, Kamis (23/1/2020).

Anggota DPR Temukan 70 Kontainer Sampah Impor di Tanjungpriok, Minta Dikembalikan ke Negara Asal

Fredi menyebut, uji coba dari Stasiun Cibatu hingga Garut itu untuk menguji kekuatan rel. Apalagi sarana yang paling berat adalah lokomotif.

"Beratnya (lokomotif) mencapai 85 ton sudah bisa masuk. Tadi uji coba kecepatannya hanya 20 sampai 25 kilometer per jam. Artinya secara teknis sudah siap," katanya.

3 PEMAIN INI Masuk Bidikan Pelatih Persib Bandung, Tapi Harganya Mahal, Robert Mikir-mikir

Saat ini proyek reaktivasi masih melakukan pekerjaan pembangunan stasiun di Garut dan Cibatu. Rencananya saat operasional nanti, masih menggunakan stasiun lama.

"Operasional sudah bisa dilakukan. Tinggal pengembangan satu tahun ke depan untuk fasilitas lain seperti bangunan stasiun baru," ujarnya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved