Ini Harapan Kepala Desa Jayi Terkait Ambruknya Jembatan Ciherang yang Menghubungkan Dua Desa
Kepala Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Wasta menginginkan jembatan Ciherang yang ambruk itu segera diperbaiki.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kepala Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Wasta menginginkan jembatan Ciherang yang ambruk itu segera diperbaiki.
Pasalnya, jembatan yang memiliki panjang 16 meter itu merupakan jalur tercepat yang menghubungkan antara Desa Jayi, Kecamatan Sukahaji dan Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh.
"Soalnya selama ini jembatan ini sering dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya dua desa tersebut," ujar Wasta, Selasa (21/1/2020).
Wasta menyampaikan, keinginannya tersebut bukan tanpa alasan, sebab selama ini perekonomian warga untuk membeli dan menjual hasil panen dan kerajinan harus melalui jembatan tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya hanya berharap proses pembangunan jembatan Ciherang segera diperbaiki dengan lebih baik.
"Sekali lagi, mohon untuk dipercepat dibangun kembali agar kehidupan masyarakat kami tentunya Desa Jayi dan Desa Cisetu untuk bisa lebih mudah dalam hal transportasi dan mencari kehidupannya," ucapnya.
• Baru 4 tahun Dibangun, Jembatan Ciherang Ambruk, Begini Komentar Kades Jayi Majalengka
Sementara, salah satu warga Desa Jayi, Ade (40) mengatakan, ambruknya jembatan tersebut menyebabkan dirinya harus memutar terlebih dahulu melalui jalan raya Sukahaji-Rajagaluh yang memerlukan jalur tempuh sepanjang 5 km.
Dirinya yang memiliki barang dagangan di Pasar Rajagaluh itu untuk sementara waktu harus rela mengeluarkan sedikit biaya untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari biasanya.
"Saya setiap harinya bolak balik Rajagaluh, tapi jembatannya malah putus. Jadi harus muter ke Salagedang yang jaraknya 5 km. Biasanya kalau lewat sini (jembatan Ciherang) hanya menempuh jarak 1,5 km," kata Ade.
• Jembatan Ciherang Ambruk, Jalan Penghubung Dua Desa di Majalengka Terputus
Dengan demikian, Ade hanya berharap jembatan yang memiliki lebar 3 meter yang menghubungkan dua desa tersebut segera diperbaiki.
Agar, masyarakat dapat kembali memanfaatkan dan mempersingkat waktu untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-desa-jayi-kecamatan-sukahaji-kabupaten-majalengka-wasta-1.jpg)