Warga Nilai Anggota DPRD Purwakarta Tak Jelas Kinerjanya, Kebanyakan Studi Banding

Warga Purwakarta mengeluhkan kinerja anggota DPRD Kabupaten Purwakarta periode 2019-2024, yang

Warga Nilai Anggota DPRD Purwakarta Tak Jelas Kinerjanya, Kebanyakan Studi Banding
tribunjabar/nandri prilatama
Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Warga Purwakarta mengeluhkan kinerja anggota DPRD Kabupaten Purwakarta periode 2019-2024, yang justru lebih banyak melakukan studi banding namun tak ada hasil nyata dan implementasinya.

Sekretaris Komunitas Peduli Purwakarta (KPP), Hikmat Ibnu Ariel mengatakan para anggota DPRD Purwakarta semestinya transparan kepada publik tentang hasil studi banding mereka agar warga bisa mengetahui semuanya.

"Warga jadinya nanti tahu apa program-program dari hasil kunjungan kerja. Sehingga bukan sekadar jalan-jalan atau piknik," kata Ariel di Purwakarta, Senin (20/1/2020).

Para wakil rakyat ini, lanjut Ariel, harus merealisasikan janji-janji kampanyenya kepada warga yang telah memilih mereka untuk lima tahun ke depan.

Selain Bupati, Warga KBB Juga Keberatan Pencabutan Subsisi Gas Elpiji 3 Kilogram

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Purwakarta, Agus Sanusi menyatakan hal yang sama. Menurutnya, kinerja DPRD Purwakarta hingga sekarang tak ada hasil kerjanya.

"Hubungan kerja pemerintah daerah dan DPRD sesuai amanat UU 23/2014 adalah sebagai mitra sejajar. Artinya, DPRD harus punya posisi tawar yang cukup di hadapan pemerintah daerah bukan justru jadi boneka pemerintah daerah," kata Agus.

Profil Dr Joserizal Jurnalis, Dokter Sekaligus Aktivis Kemanusiaan, Andilnya Dalam Pertolongan Medis

Banyaknya masalah di semua daerah pemilihan, semestinya Agus menyebutkan menjadi momentum mereka untuk kembali ke masyarakat bukan justru menjadi wakil pemerintah daerah.

"Semua (partai) terpilih cari aman. Bicara korupsi ketidakseimbangan posisi ini tentu saja rentan korupsi dan kongkalikong hingga ujung-ujungnya rakyat akan sangat dirugikan," kata Agus.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved