Diduga Karena Ledakan Tabung Gas Elpiji, Dua Bangunan Roboh di Cimahi

Diduga akibat ledakan dari tabung gaa elpiji, dua unit bangunan roboh di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Senin (20/1/2020).

Diduga Karena Ledakan Tabung Gas Elpiji, Dua Bangunan Roboh di Cimahi
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris MY Marzuki meninjau langsung ke lokasi rumah yang hancur, diduga karena ledakan tabung gas elpiji, Senin (20/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Diduga akibat ledakan dari tabung gas elpiji, dua unit bangunan roboh di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Senin (20/1/2020).

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris MY Marzuki saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB.

"Korbannya bernama Rani (54) dan puterinya bernama Niken (13). Saat ini lokasi kami sterilkan dan akan dilakukan olah TKP besok, saat ini fokus pada penyembuhan korban," kata AKBP Yoris di lokasi kejadian.

Kebakaran Timpa Satu Unit Rumah di Kota Cimahi, Tumpukan Buku Ludes jadi Abu

Kebakaran Timpa Satu Unit Rumah di Kota Cimahi, Tumpukan Buku Ludes jadi Abu
Kebakaran Timpa Satu Unit Rumah di Kota Cimahi, Tumpukan Buku Ludes jadi Abu (Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik)

Pantauan Tribun di lokasi, ada dua bangunan yang rusak.

Satu rumah yang hancur secara keseluruhan, dan satu bangunan lagi hanya setengah bagian.

Kapolres Cimahi juga mengatakan bahwa korban mengalami luka bakar dan luka akibat tertimpa reruntuha bangunan.

Untuk kondisi pasti, Polisi akan menunggu hasil dari tim medis.

Menurut masyarakat kepada Polisi, bahwa saat kejadian tercium aroma seperti bau gas, namun Yoris belum bisa memastikan sebelum mendapat keterangan dari korban dan hasil olah TKP.

Korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi. Di sekitar bangunan rumah, sudah dipasangi garis Polisi.

Lurah Cibeber, Surnama mengatakan bahwa luka yang dialami Rani lebih ringan dibandingkan yang dialami puterinya.

Saat kejadian, Rani masih bisa berjalan sendiri keluar dari reruntuhan, sementara Niken harus dibantu untuk keluar dari reruntuhan.

Sementara untuk korban yang rumahnya terdampak, saat ini diungsikan di Masjid yang ada di dekat lokasi. Ada tiga orang yang ada di bangunan terdampak.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved