DLH KBB Pastikan Pencairan Dana KDN TPA Sarimukti pada Januari Ini

Dinas LH KBB memastikan pencairan dana KDN TPA Sarimukti untuk warga Desa Mandalasari dan Desa Rajamandala Kulon, akan cair pada Januari 2020.

DLH KBB Pastikan Pencairan Dana KDN TPA Sarimukti pada Januari Ini
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Ilustrasi: Antrean truk sampah menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Sarimukti mengalami antrean sepanjang 500 meter, Selasa (13/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan pencairan dana kompensasi negatif (KDN) TPA Sarimukti untuk warga Desa Mandalasari dan Desa Rajamandala Kulon, akan cair pada Januari 2020.

Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko, mengatakan, dua desa tersebut sebetulnya sudah memberikan pengajuan untuk mencairkan dana KDN, namun pihaknya harus menunggu kepastian dari bidang keuangan.

"Tapi kuangan tidak bisa mencairkan dana KDN kalau Dana Pengguna Anggaran (DPA) belum diparipurnakan," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (15/1/2020).

DPRD KBB Sebut Seharusnya Gubernur Jabar yang Menghentikan Proyek Pramestha Resort Town

Ridwan Kamil Minta Proyek Pramestha Resort Dihentikan, Bupati KBB Pertanyakan Rekomendasi Terdahulu

Apung memastikan, jika data DPA tersebut sudah diketok palu saat sidang paripurna nanti, pada H+1 dana KDN tersebut sudah bisa dicairkan dengan cara ditransfer ke kas dua desa tersebut.

"Tapi yang pasti harus bulan Januari, kalau sudah bisa dicairkan kita gak akan menahan-nahan karena itu uang negara," kata Apung.

Apung juga mengatakan, Pemkab Bandung Barat tidak ada alasan untuk mempersulit dana KDN tersebut untuk diserahkan ke pihak desa jika semua mekanisme pencairannya sudah ditempuh.

Dia menilai, terkait hal ini masih ada warga yang tidak paham terkait mekanisme pencairan dana KDN, hingga akhirnya Pemkab Bandung Barat dianggap menahan pencairan dananya.

"Uang itu sebetulnya ada di kas daerah, tidak ada yang berani memakai dan itu tidak dibayar tunai tapi non tunai," ucapnya.

Sebelumnya, dari tiga desa yang terkena dampak negatif sampah yakni, Desa Sarimukti, Desa Rajamandala Kulon, dan Desa Mandalasari, baru Desa Sarimukti saja yang menerima dana KDN tersebut.

"Kelengkapan administrasi untuk pencairan dana KDN sudah terpenuhi. Kami berharap segera dibayarkan, karena kelengkapan sudah komplit," ujar Kepala Desa Mandalasari, Tatang Supriadi.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved