Puluhan Rumah Warga Kampung Dangdeur KBB Retak, Diduga Akibat Peledakan Proyek Terowongan KCIC
Puluhan rumah warga di Kampung Dangdeur, Desa Rende, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bagian dindingnya mengalami retak-retak.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIKALONGWETAN - Puluhan rumah warga di Kampung Dangdeur, RT 3/8, Desa Rende, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bagian dindingnya mengalami retak-retak.
Pantauan Tribun Jabar, Selasa (7/1/2020), keretakan rumah warga tersebut memiliki panjang yang berbeda-beda, bahkan ada rumah warga yang bagian dindingnya mengelupas.
Rumah warga itu lokasinya sekitar 200 meter dengan pembangunan terowongan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sehingga warga menduga rumah mereka terdampak aktivitas peledakan atau blasting dari proyek nasional tersebut.
• Bangunan Sekolah Rata Gara-gara Proyek KCIC, Ratusan Murid SDN 1 Malangnengah Pindah ke Kantor Desa
"Rumah kami di RT sini semuanya jadi retak-retak, setelah ada proyek itu (KCIC) kalau total ada sekitar 40 rumah," ujar warga setempat Sopian (42) saat ditemui di rumahnya, Selasa (7/1/2020).
Di dalam rumah yang mengalami keretakan tersebut terlihat sudah dipasang alat crack meter atau alat pengukur dampak getaran.
"Sejak pertama kali ada proyek itu memang sudah dipasang alat (crack meter)," katanya.
Biasanya, kata dia, sebelum atau sesudah peledakan sering ada petugas yang mengecek ke setiap rumah.
Namun warga tetap khawatir karena efeknya akan terjadi 2 hingga 3 bulan setelah peledakan.
Sopian mengatakan, rumahnya yang retak-retak itu seperti di ruang tamu, kamar mandi dan dapur, bahkan dia dan warga lainnya merasa khawatir jika tak segera diperbaiki rumah mereka akan roboh.
"Tapi kami tidak akan segera memperbaiki bagian rumahnya yang retak. Akan menunggu itikad baik dari pelaksana proyek," ucapnya.
Ia mengatakan, beberapa bagian rumah yang retak sudah diukur lebarnya oleh petugas. Hasilnya ada yang sampai 4 centimeter seperti di kamar mandi dan ruang tamu.
"Rumah sebelah yang diisi mertua saya juga mengalami hal yang sama, tapi tak separah di rumah saya," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-retak-di-kampung-dangdeur-desa-rende-kecamatan-cikalongwetan-kbb.jpg)