Breaking News:

Bangunan Sekolah Rata Gara-gara Proyek KCIC, Ratusan Murid SDN 1 Malangnengah Pindah ke Kantor Desa

Pemindahan kegiatan belajar mengajar dari sekolah ke kantor desa ini disebabkan karena lokasi SDN 1 Malangnengah berada di proyek nasional KCIC

ISTIMEWA
Ratusan murid SDN 1 Malangnengah pindah kegiatan belajar mengajar ke kantor Desa Malangnengah, Sukatani, Senin (6/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sekolah Dasar Negeri 1 Malangnengah terpaksa harus mengungsi ke Kantor Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, pada tahun ajaran 2020/2021, Senin (6/1/2020).

Pemindahan kegiatan belajar mengajar dari sekolah ke kantor desa ini disebabkan karena lokasi SDN 1 Malangnengah berada di proyek nasional kereta cepat yang melintasi wilayah Sukatani.

Ratusan murid SDN 1 Malangnengah terpaksa belajar di ruang kelas yang seadanya dengan pemberlakuan jam waktu selama enam bulan ini.

Berdasar pantauan Tribun di lokasi, ratusan murid SDN 1 Malangnengah sudah pulang karena kegiatan belajar mengajar di hari pertama masuk tahun ajaran baru belum efektif.

Tribun Jabar mencoba mewawancarai kepala sekolah, namun kepala sekolah tak ada di tempat, dan akhirnya mencoba menanyakan kepada sejumlah guru yang ada di sana.

Bangunan SDN 1 Malangnengah yang telah rata dengan tanah karena proyek KCIC. Ratusan siswa pun terpaksa pindah ke Kantor Desa Malangnengah untuk belajar di tahun ajaran baru
Bangunan SDN 1 Malangnengah yang telah rata dengan tanah karena proyek KCIC. Ratusan siswa pun terpaksa pindah ke Kantor Desa Malangnengah untuk belajar di tahun ajaran baru (Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama)

Menurut salah seorang guru, SDN 1 Malangnengah seluruh siswanya pindah ke kantor desa untuk kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru ini, karena gedung sekolahnya telah rata dengan tanah.

Begini Prakiraan Cuaca Majalengka Hari Ini, Siapkan Payung dan Jas Hujan

"Di sini kami pakai tiga ruangan untuk belajar mengajar dan ada jadwal waktunya, seperti kelas 1, 2, dan 3 pukul 06.00 wib sampai 09.00 wib, kelas 4,5, dan 6 pukul 09.00 sampai 12.00 wib. Hari ini hari pertama kami mengawali pindah ke sini," kata guru tersebut.

Untuk ruangan yang dipakai kelas 2 dan 6 berada di dekat ruang kantor yang sebelumnya adalah ruangan puskesmas desa. Sedangkan dua ruangan lainnya yang dipakai oleh kelas 1,3,4, dan 5 memakai ruangan aula desa.

Adapun jumlah siswa di SDN 1 Malangnengah, di antaranya kelas 1 sebanyak 47 murid, kelas 2 sebanyak 35 murid, kelas 3 sebanyak 50 murid, kelas 4 sebanyak 50 murid, kelas 5 sebanyak 60 murid, dan kelas 6 sebanyak 43 murid

"Kami di sini ya seberesnya bangunan baru yang dijanjikan yakni selama 6 bulan," ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Laporan Pengaduan Perkara TKI Asal Indramayu Naik Jadi 75 Perkara, Terbanyak di Taiwan

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved