Hari ke-5 Pasca Banjir Bandang, Warga KBB Sudah Mulai Bereskan Rumahnya Masing-masing
Di Kampung Cipeundeuy, sebagian warga nampak terlihat membersihkan pakaian dan barang-barang yang terkena lumpur.
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Hari ke 5 pasca banjir bandang yang terjadi Selasa (31/12/2019) kemarin yang menerjang beberapa wilayah Kabupaten Bandung Barat, salah satunya Kampung Pajagalan Desa Cipeundeuy, KBB, sebagian warga sudah mulai membersihkan rumahnya masing-masing.
Dari pantauan Tribun Jabar dilokasi, tepatnya di RT 52, Kampung Cipeundeuy, sebagian warga nampak terlihat membersihkan pakaian dan barang-barang yang terkena lumpur.
Ayi (30), warga yang terdampak rumahnya, mengatakan dirinya sudah mulai membereskan rumahnya dari lumpur.
"Sudah dari kemarin Jumat (3/12/2019), pakaian semuanya kotor, enggak ada yang terselamatkan, apalagi barang elektronik kaya tv, kulkas rusak dan hanyut," ujar Ibu Ayi dilokasi, Sabtu (4/12/2020).
Ayi mengatakan, saat kejadian banjir bandang, dirinya dan anaknya masih sempat menyelamatkan diri karena air sudah menggenangi dan menutupi sampai atap rumahnya.
"Pokonya saat kejadian saya sama anak saya langsung lari, soalnya suami masih kerja," ungkapnya.
Warga lain, Iwan (51) yang tembok rumahnya jebol, mengungkapkan dirinya saat kejadian tak membawa satu barang berharga.
• Waspada! Ada Lubang di Jembatan Penghubung Kadipaten-Indramayu, Langsung Terlihat Sungai Cimanuk
"Saat kejadian saya, istri dan anak langsung lari, dirumah mesin pembuat roti dan barang berhaga lainnya tak bisa diselamatkan," ujarnya.
Iwan menjelaskan setelah kejadian dan dirinya mengecek kerumahnya, kondisi rumahnya sudah hancur.
"Pokonya dirumah banyak lumpur, lantaran tembok ini (depan rumahnya) jebol," ujarnya.
Iwan mengungkapkan dirinya sudah empat hari bersama istrinya masih tinggal dipengungsian lantaran masih ada rasa trauma.
"Empat hari sudah beres beres, istri dan anak saya mah masih tinggal dipengungsian lantaran masih ada rasa trauma," ungkapnya.
• Sosok yang Dikagumi, Banyak Kalangan Ungkapkan Rasa Duka Kehilangan Gugum Gumbira
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/korban-banjir-bandang-beres-beres-rumah.jpg)