Senin, 27 April 2026

Comjurig Bandung, Komunitas Hantu di Jalan Asia Afrika, Sering Gelar Bakti Sosial

COMJURIG Bandung bukan komunitas tertutup. Siapa pun bisa menjadi keluarga komunitas ini. Syaratnya anggota yang gabung merupakan rekomendasi dari ang

Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR/JANUAR PH
Foto bareng hantu di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (26/12/2019). 

COMJURIG Bandung bukan komunitas tertutup. Siapa pun bisa menjadi keluarga komunitas ini. Syaratnya anggota yang gabung merupakan rekomendasi dari anggota yang telah bergabung duluan.

Comjurig Bandung adalah komunitas pengguna kostum hantu yang mangkal di Jalan Asia Afrika. Anggotanya mencapai 40 orang.

Ke-40 orang itu tidak setiap hari tumplek di sana. Namun pada hari libur dan week end hantu-hantu yang berjajar bisa mencapai 40 orang.

"Nggak ada pendaftaran formal. Asal ada penanggungjawabnya silakan gabung," kata Hendra, koordinator lapangan komunutas Comjurig di Jalan Asia Afrika, Kamis (26/12/2019).

Menurut warga Jatihandap ini, para anggota Comjurig Bandung harus membayar iuran Rp 5.000 sehari. Selain itu ada iuran sukarela.

Menurut Hendra uang tersebut digunakan untuk anggota juga. "Kalau ada yang sakit dan membutuhkan biaya, kami menggunakan uang itu," kata Hendra.

Comjug Bandung pun kerap mengadakan bakti sosial. Terakhir, setelah Lebaran mereka mengadakan bakti sosial ke sebuah panti asuhan.

"Kami menyumbang sedikit ke mereka. Kami juga mengibur mereka. Bekeliling menggunakan lima bandros, " kata Hendra.

Bersiap Sejak Pagi

JAM menunjukkan pukul 10.00. Hari itu adalah hari Rabu (26/12/2019). Masih dalam suasana liburan akhir tahun. Hantu di Jalan Asia Afrika Bandung pun sedang bersiap.

Saat itu, Kendaraan yang melewati Jalan Asia Afrika, Kota Bandung tidak sepadat biasanya kala siang hingga malam hari. Namun arus lalu lintas tetap tersendat karena beberapa sopir memelankan laju kendaraan.

Mereka menyempatkan melihat hantu di Jalan Asia Afrika Bandung yang biasa bergentayangan di samping Kantor PLN di jalan itu.

Di bawah terik matahari pagi yang sudah terasa panas, beberapa perempuan terlihat merias. Mukanya disulap menjadi makhluk yang menyeramkan seperti hantu sekolah, kuntilanak, dan lain-lain.

 Ada juga yang justru menjadi cantik. Mereka yang cantik ini memerankan tokoh yang terkenal cantik seperti Cinderela dan Maleficent, peri kegelapan dalam cerita Sleeping Beauty.

Caca, sang perias, telaten memulaskan bedak ke muka Dina yang berperan sebagai Cinderela. Adapun Tia yang berperan sebagai Maleficent sedikit ribet menggunakan kostum lengkap dengan tanduk dan sayap.

Wisatawan melewati hantu di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (26/12/2019).
Wisatawan melewati hantu di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (26/12/2019). (Tribun Jabar/Januar P Hamel)
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved