Terkait Banjir, Komisi X DPR RI Minta Dinas Pendidikan Segera Bergerak, Senin Sudah Mulai Sekolah

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta dinas pendidikan di daerah untuk segera bergerak agar proses pembelajaran

istimewa
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta dinas pendidikan segera bergerak 

TRIBUNJABAR.ID - Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta dinas pendidikan di daerah untuk segera bergerak agar proses pembelajaran yang akan dimulai pada Senin (6/1/2020) tidak terganggu.

Hal ini terkait dengan bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Kami minta agar dinas pendidikan bersama dengan Kemendikbud mengambil inisiatif agar proses pembelajaran tidak terganggu," kata Syaiful Huda, Jumat (3/1/2020).

Syaiful Huda meminta dinas pendidikan di daerah mendata berapa banyak sekolah yang terdampak banjir. Kemudian dinas pendidikan juga perlu mempersiapkan agar sekolah bisa dimulai tepat waktu.

 "Dengan kembali ke sekolah, anak-anak korban banjir mendapat suasana baru dan tidak larut dalam kondisi bencana," kata Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Khawatir Ada yang Minta Bayaran, Basarnas Tegaskan Evakuasi dan Tolong Korban Bencana adalah Gratis

Para kepala sekolah dan guru juga diminta untuk menjelaskan pada siswa mengenai banjir, dan bagaimana mitigasi bencananya. Dengan kembali ke sekolah, juga bagian dari pemulihan trauma anak-anak korban banjir.

Syaiful Huda juga meminta dinas pendidikan daerah untuk turut memberikan bantuan seragam maupun perlengkapan sekolah pada korban banjir.

Data sementara dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan sebanyak 143 sekolah terendam banjir. Kemudian 74 sekolah lainnya tergenang banjir. Selanjutnya 422 sekolah lainnya berstatus aman.

Tim Gabungan Masih Mencari 3 Warga yang Tertimbun Longsor di Bogor

Selain merendam sekolah, banjir juga menyebabkan kerusakan sejumlah sarana dan prasarana lainnya. Juga merenggut korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan korban banjir Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten bertambah menjadi 43 orang hingga Jumat (3/1/2020) pagi.

Selain di Jabodetabek, banjir juga merendam sejumlah wilayah di Banten dan Jawa Barat.

Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved