Medina Zein Positif Narkoba

Medina Zein Konsumsi Obat Mengandung Amfetamin, Benarkah Obat Buat Bipolar? Begini Penjelasan Dokter

Hasil pemeriksaan Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa di dalam urine pengusaha asal Bandung, Medina Zein positif mengandung amfetamin.

Kolase Tribun Jabar (Instagram/ medinazein)
Sumber kekayaan miliuner muda, Medina Zein. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hasil pemeriksaan Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa di dalam urine pengusaha asal Bandung, Medina Zein positif mengandung amfetamin.

Sebelumnya orang tua Medina Zein, Pujo mengatakan jika penggunaan amfetamin itu karena kandungan obat yang dikonsumsi Medina Zein.

Ia mengatakan, sebelum diamankan, Medina Zein baru saja berobat di rumah sakit karena kondisi kejiwaannya.


"Pas di rumah sakit, itu pun sedang berobat. Cuma katanya obat itu mengandung itu (amfetamine)," ujar Pujo saat ditemui Tribun Jabar di kediaman Medina Zein di Resort Dago Pakar, Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Selasa (31/12/2019).

Pujo mengatakan jika Medina Zein mengidap Bipolar Disorder, gangguan kejiwaan seperti yang dialami artis Marshanda dan Ariel Tatum.

"Medina sedang menjalani pengobatan bipolar. Bipolar (Bipolar Disorder) itu penyakit yang sulit dikendalikan emosinya. Bahkan Medina sempat ketemu Marshanda untuk sharing. Dia mengkonsumsi obat berdasarkan resep dokter, tidak sembarangan," ujarnya.

Sumber kekayaan miliuner muda, Medina Zein.
Sumber kekayaan miliuner muda, Medina Zein. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/ medinazein))

Namun dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Teddy Hidayat, dr SpKJ (K) mengatakan jika hasil urinenya positif amfetamin tentu itu bukan obat yang diberikan dokter.

"Dokter tidak mungkin memberikan amfetamin karena amfetamin itu golongan narkotika. Kecuali jika dokter memberikan obat yang kerjanya mirip aphetamin," ujar Teddy Hidayat saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (2/12/2020).

Ia menjelaskan jika amfetamin adalah zat stimulan yang kerjanya merangsang otak.

Menurutnya ada hubungan antara pengidap bipolar dan pengguna amfetamin.

Sebelum Ditangkap, Medina Zein Sempat Tanggapi Kasus Ibra Azhari, Sebut Lukman azhari Pun Syok

"Orang bipolar beresiko pakai amfetamin karena orang bipolar cenderung aktif, energik, bertindak tanpa berpikir, melakukan impulsif. Hal itu yang membuat dia beresiko dalam penyalahgunaan narkotik. Dia karena bipolar jadi menggunakan amfetamin,"

"Namun ada juga yang sebaliknya. Orang yang menggunakan amfetamin dan metaphetamine efek gejalanya memang mirip bipolar," ungkapnya.

Ia menjelaskan bipolar adalah suatu gangguan suasana hati yang terbagi menjadi dua kutub, yaitu manic dan depresi.

Gudang Uang Medina Zein, Ternyata dari Sini Kekayaan Istri Lukman Azhari Mengalir

Walaupun saat ini gangguan kejiwaan menjadi hal yang belum tahu secara pasti apakah karena bawaan gen atau bukan, tetapi untuk bipolar, Teddy Hidayat mengatakan jika bipolar lebih jelas diturunkan dari kromosom daripada gangguan lain.

"Apabila diobati secara tepat pengidap bipolar bisa berfungsi seperti orang lain. Namun pengobatannya tidak bisa sebulan atau dua bulan, harus jangka panjang untuk mengobatinya," ujarnya. (TribunJabar.id/Putri Puspita N)

Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved