Selasa, 21 April 2026

Puluhan Warga Desa Cihaur Tasikmalaya Keracunan, Penyebab Belum Diketahui

Puluhan warga Kampung/Desa Cuhaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/1/2020) malam, dilarikan ke Puskesmas setempat karena diduga ke

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Nuraeni (35), korban keracunan yang sedang hamil 7 bulan terbaring lemah bersama Laila (12), putri sulungnya, saat mendapat perawatan di Puskesmas Manonjaya, Kamis (2/1) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Puluhan warga Desa Cuhaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/1/2020) malam, dilarikan ke Puskesmas setempat karena diduga keracunan.

Pantauan Tribun Jabar, hingga Kamis (2/1/2020) pukul 00.38, korban masih terus berdatangan.

Terakhir adalah dua anak berusia sekitar 10 tahun, dengan keluhan mual, sakit perut serta diare.

Data yang dihimpun dari Puskesmas, tercatat sudah 26 warga yang dirawat termasuk dua anak yang masuk terakhir.

Sejauh ini tidak ada korban yang kritis, semua bisa ditangani petugas Puskesmas.

Lindungi Majikan, Anjing Pitbull di Cianjur Duel dengan Ular Kobra Hingga Tewas, Ular Kabur

Termasuk Nuraeni (35), seorang korban yang tengah hamil 7 bulan.

Dia dirawat satu kasur bersama anak sulungnya, Laila Aramdani (12), yang juga jadi korban keracunan.

Abdul Wahid (38), suami Nuraeni, menuturkan, Rabu siang istrinya terserang mual-mual disusul sakit perut dan akhirnya diare.

Gejala yang sama juga menimpa Laila.

"Karena kondisinya mengkhawatirkan, kedunya saya bawa ke Puskesmas," ujarnya.

Nuraeni mengaku sudah agak baikan. Diare sudah mulai jarang, setelah ada penanganan di Puskesmas. Namun dia masih mengkhawatirkan kondisi bayi di dalam perutnya.

"Sewaktu diperiksa bidan di sini, katanya bayi saya tidak apa-apa karena masih bergerak-gerak normal. Mudah-mudahan memang tetap sehat hingga melahirkan nanti," kata Nuraeni.

Pengumuman Masa Sanggah CPNS 2019 Sudah Keluar, Bagi Peserta yang Lulus Pahami Poin-poin Tes SKD

Abdul Wahid mengungkapkan, warga tidak mengetahui persis penyebab keracunan massal tersebut.

Hanya, pada malam tahun baru, ada tetangga yang syukuran pembuatan rumah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved