Kamis, 4 Juni 2026

Persempit Peredaran Narkoba, Polres Indramayu Jaga Kawasan Pantai

Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Indramayu mendapat perhatian serius dari Kapolres Indramayu

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
tribunjabar/Handhika Rahman
Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Indramayu mendapat perhatian serius dari Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto.

Pihaknya akan lebih meningkatkan kewaspadaan agar barang haram itu tidak lagi masuk ke Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan data kepolisian, sepanjang tahun 2019 ada sebanyak 82 kasus narkoba di wilayah hukum Polres Indramayu.

AKBP Suhermanto mengatakan, untuk mempersempit gerak-gerik pengedar narkoba, salah satu tempat yang akan menjadi perhatian adalah pelabuhan-pelabuhan di sepanjang pantai Kabupaten Indramayu.

"Kita sampai saat ini, belum pernah menangkap pengedar narkotika dari laut, kita tidak tahu apakah tidak ada atau sering lolos. Kita tidak tahu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (31/12/2019).

Di Ciamis Malam Tahun Baru Diisi Pengajian, Zikir dan Doa Bersama

Oleh karena itu, untuk mengawasi masuknya narkotika melalui jalur laut ini, polisi akan berkoordinasi dengan Syahbandar untuk berjaga di setiap pelabuhan yang ada di Kabupaten Indramayu.

AKBP Suhermanto menyampaikan, Kabupaten Indramayu memiliki garis pantai sepanjang 114,1 Km, hal ini sangat memungkinkan adanya pengedaran narkotika dari jalur laut.

"Kita melihat kasus di Banten, waktu itu di Pandeglang ada 1 ton lebih kasus narkotika dari laut, ini juga bisa saja terjadi di laut Indramayu," ujar dia.

Terjerat Kasus Narkoba, Begini Kondisi Usaha Bandung Makuta Milik Medina Zein

Dalam pemberantasan narkotika ini, Kapolres Indramayu juga meminta adanya partisipasi masyarakat untuk melaporkan informasi sekecil apapun bilamana ada kegiatan yang mencurigakan kepada polisi.

"Apabila ada kegiatan yang mencurigakan, seperti ada turun barang yang aneh bersama dengan nelayan atau orang asing yang belum dikenal tiba-tiba datang, segera informasikan kepada kami," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved