Vonis Kepada Anak Bupati Majalengka Terkait Kasus Penembakan Kontraktor Dibacakan Hakim Hari Ini

Sidang kasus penembakan dengan terdakwa, Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka, Karna Sobahi, akan memasuki babak akhir.

Vonis Kepada Anak Bupati Majalengka Terkait Kasus Penembakan Kontraktor Dibacakan Hakim Hari Ini
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam di sidang perkaran penembakan di Pengadilan Negeri kelas II Kabupaten Majalengka, Senin (23/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sidang kasus penembakan dengan terdakwa, Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka, Karna Sobahi, akan memasuki babak akhir.

Majelis Hakim dijadwalkan akan membacakan vonis terhadap para terdakwa hari ini, Senin (30/12/2019).

Setelah pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan terhadap terdakwa dengan pasal 360 KUHP ayat 2 yang merupakan pasal alternatif dari pada 170 ayat 1 dengan tuntutan 2 bulan penjara.

Menanggapi hal itu, sang bapak, Karna Sobahi mengaku selalu istiqamah dan konsisten terhadap proses hukum yang menjerat anaknya tersebut.

"Saya tetap konsisten dan istiqamah menyerahkan masalah anak saya kepada proses hukum dan keputusan hakim, dan tidak sekali kali intervensi apapun keputusannya. Saya juga sangat menghormati proses hukum yang telah dilalui selama ini. Dimulai saat proses penyelidikan, penyidikan dan pelimpahan perkara dari aparat kepolisiaan ke kejaksaan. Termasuk anak saya telah mengikuti rangkaian proses persidangan di Pengadilan Negeri Majalengka sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Karna Sobahi melalui siaran persnya, Minggu (29/12/2019).

Sepanjang 2019, 15 Anggota Polda Jabar Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Selain itu, Karna juga menyampaikan, dirinya memohon kepada Majelis Hakim dalam memutuskan perkara anaknya dengan obyektif berdasarkan keterangan fakta persidangan dan juga keterangan saksi terdakwa.

Apapun keputusan vonis dari Majelis Hakim, jelas dia, akan menerima dengan lapang dada dan tidak akan melakukan banding atau gugatan hukum lainnya.

"Sebagai orang tua Irfan, kebetulan diberikan amanah sebagai Bupati, memohon kepada yang mulia para Hakim agar memutuskan vonis sesuai fakta-fakta di persidangan. Baik itu dari pernyataan para saksi, saksi ahli, pengakuan dari terdakwa di persidangan," ucapnya.

Sementara, ibu kandung Irfan Nur Alam, Dedeh Karna Sobahi menyatakan dirinya sudah menerima terkait kasus yang menjerat anaknya terdebut.

Dirinya menyebut, sebagai seorang ibu, ia tidak dapat berbuat banyak.

"Sebagai seorang ibu, saya tidak berbuat banyak atas peristiwa yang menimpa anak saya. Saya, kakak, adik hanya bisa menangis, dan memanjatkan doa kehadirat Allah Swt, agar musibah yang menimpa anak saya diberikan jalan keluarnya dan diungkap ke publik kejadian yang sesungguhnya," kata Dedeh. (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Dituntut 2 Bulan Penjara, Ini Alasan Jaksa

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved