Rabu, 20 Mei 2026

Beli Tiket dan Penginapan Perjalanan Dinas Pemprov Jabar Harus Online, Ridwan Kamil : Lebih Murah

Mulai 2020, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewajibkan ASN Pemprov Jabar untuk memesan fasilitas perjalanan dinas secara online

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mulai 2020, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewajibkan ASN Pemprov Jabar untuk memesan fasilitas perjalanan dinas secara online. Pemesanan secara online ini dilakukan sebagai cara efisiensi anggaran.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan fasilitas perjalanan dinas seperti tiket transportasi atau penginapan akan lebih murah dan jika dipesan melalui aplikasi online yang saat ini sudah banyak tersedia.

"Perjalanan dinas sekarang harus beli online, itu satu keputusan besar. Selama ini masih tidak efisien karena ternyata dananya tidak sedikit yang dikelola oleh urusan itu," ujar Emil melalui ponsel, Kamis (26/12/2019).

Selama ini, katanya, pemesanan fasilitas perjalanan dinas masih bersifat manual melalui agen perjalanan dengan harga yang relatif lebih tinggi jika dibandingkan lewat aplikasi. Ia menambahkan, kebijakan itu sekaligus untuk mempertegas visinya membawa program digitalisasi di Jabar.

Kapolres dan BNN Kota Cirebon Pastikan Tak Ada Sopir Bus Positif Narkoba di Terminal Harjamukti

"Selama ini masih ada yang belinya manual sehingga pas dibandingkan dengan online, harganya terlalu mahal. Untuk mengefisienkan, tidak boleh ada sistem manual lagi karena semua serba online sesuai visi Jabar Digital. Kadang kan harga kalau dipesan manual dua atau tiga kali lipat dari online. Beli tiket kan logikanya fluktuatif, makin mepet makin mahal, kita reformasikan itu," tuturnya.

Sebelumnya, pada APBD 2020 pun Emil memangkas anggaran perjalanan dinas demi menyisihkannya untuk penggeratisan iuran bulanan sekolah tingkat SMA di Jabar.

Emil pun berupaya merampingkan anggaran di beberapa sektor lainnya seperti dana hibah dan bansos untuk menggenjot program strategis seperti menggratiskan Iuran Bulanan Peserta Didik untuk tingkat SMA.

Suara Takbir Menggema di Cimahi, Ratusan Orang Padati Alun-alun dan Masjid Agung Cimahi

Untuk sektor perjalanan dinas, Emil menyebut telah memangkas dana senilai Rp 150 miliar untuk program tersebut.

Emil mengatajan pada 2020 Pemprov Jabar memiliki APBD senilai Rp 44 triliun. Nilai itu telah disetujui oleh Kemendagri. Adapun untuk serapan anggaran tahun 2019 sudah mencapai 90 persen.

"Fokusnya (2020) mengebut yang sudah di-launching, sehingga tahun 2021 tinggal memanen tahun prestasi," katanya

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved