Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru Polsek Sukasari Kota Bandung Kedatangan Santa Claus
Di tengah kesibukan mengatur arus lalu lintas di Jl Setiabudi, Kota Bandung, Rabu (25/12), Kapolsek Sukasari bersama jajaran kesatangan Santa Claus
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di tengah kesibukan mengatur kepadatan arus lalu lintas di Jl Setiabudi, Kota Bandung pada Rabu (25/12/2019), Kapolsek Sukasari Bandung Kompol Yuni Purwanti bersama jajarannya kedatangan tamu.
Tamu tersebut bernama Greg Redden, pria bule tersebut mengaku berasal dari Kutub Utara.
Uniknya, kedatangan pria tersebut menggunakan pakaian layaknya Santa Claus.
• Libur Natal, Wakapolda Jabar Pantau Arus Lalu Lintas dari Cileunyi hingga Ciamis
• Hari Natal, Prabowo dan Sejumlah Menteri Datangi Open House Menko Kemaritiman dan Menkominfo
Menggunakan topi merah, jenggot panjang berwarna putih, baju kaos merah, dan tas karung setinggi sekira satu meter berwarna merah.
"Saya berasal dari Kutub Utara, saya bagikan permen untuk bapak dan ibu semua," kata Greg Redden kepada Kapolsek Sukasari dan sejumlah personel lainnya di Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru yang didirikan di depan Kampus UPI Jl Setiabudi Bandung.
Puluhan butir permen tersebut, dikemas di dalam wadah kaleng berbentuk silinder.
Awal kedatangannya ke Pos Pengamanan Polsek Sukasari, pria yang mengaku penggemar Ir Soekarno tersebut menggunakan bahasa Inggris dan direspon langsung oleh Kompol Yuni.
Setelah berbincang beberapa menit, pria tersebut merubah logat bahasanya menggunakan bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia.
"Saya cinta Indonesia, saya kagum dengan Soekarno," katanya.
Baju merah yang digunakan oleh pria bule yang sudah 40 tahun tinggal di Indonesia tersebut, bertuliskan "Damn I Love Indonesia".
Greg bercerita bahwa dirinya turun dari mobil yang ditumpanginya bersama keluarganya menuju rumah keluarganya di sekitar Setiabudi.
Karena macet, Ia pun turun dan berjalan melewati Pos Pelayanan dan menghampiri pos tersebut.
Usai berdiskusi dengan Kapolsek Sukasari, Ia pun melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki bersama kakak iparnya menuju rumah keluarganya.
Sementara, keluarganya yang lain masih ada di dalam mobil mengikuti kemacetan.