Janda Dua Anak Ditangkap Polisi Usai Jual Sabu di Kawasan Garut Kota

Seorang janda berinisial MM (43) ditangkap Satnarkoba Polres Garut karena terlibat kasus narkoba.

Janda Dua Anak Ditangkap Polisi Usai Jual Sabu di Kawasan Garut Kota
istimewa
Ilustrasi: Sabu-sabu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang janda berinisial MM (43) ditangkap Satnarkoba Polres Garut karena terlibat kasus narkoba.

MM ditangkap bersama dua temannya FS (40) dan YM (44).

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan, mengatakan, MM dan dua temannya terlibat penjualan narkoba jenis sabu.

Selain itu, ketiganya juga ikut menggunakan sabu.

"MM ini sudah lebih dari sekali menjual dan memakai sabu. Dia buka jasa penitipan pembelian sabu untuk teman-temannya," kata Cepi di Mapolres Garut, Jumat (20/12/2019).

Polres Tasikmalaya Kota Usut Kasus Temuan Sobekan Al Quran yang Videonya Sempat Viral di Medsos

Heboh, Al Quran Tersobek-sobek Berserakan di Jalanan di Tasik, Pelaku Sudah Ditangkap dan Diperiksa

penemuan sobekan Al Quran berserakan di jalanan di Tasikamalaya viral
penemuan sobekan Al Quran berserakan di jalanan di Tasikamalaya viral (Tangkap layar Instagram @memoefriantto)

MM membeli sabu dari seseorang yang masih dalam pemburuan.

Para pelaku ditangkap setelah warga mencurigai aktivitasnya.

"Kami tangkap di daerah Garut Kota. Ketiganya lagi berbarengan saat ditangkap," ucapnya.

Dari para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Mulai dari sabu siap edar dan telepon yang dipakai tersangka untuk memesan narkoba.

"MM ini punya dua anak. Dia menyebut terdesak kebutuhan ekonomi sehingga menjual sabu-sabu soalnya tidak punya pekerjaan tetap," ujarnya.

Cepi menegaskan bahwa aksi yang dilakukan MM tidak dapat dibenarkan meski terdesak kebutuhan ekonomi.

Pihaknya mengenakan pasal 112 ayat 1 subsider pasal 114 ayat 1 huruf a Undang-undang bomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman paling singkat empat tahun maksimal 12 tahun. Denda paling sedikit Rp 800 juta paling banyak Rp 8 miliar," ucapnya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved