Minggu, 19 April 2026

Dalam Sepekan KBB Dikepung Bencana Longsor, Delapan Rumah Rusak, LimaTerancam

Dalam sepekan KBB dikepung bencana longsor. Delapan rumah rusak, lima terancam.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi rumah kontrakan yang rusak berat akibat diterjang longsor. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Hanya dalam kurun waktu sepekan, sejumlah daerah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikepung bencana longsor.

Tercatat ada 8 rumah rusak berat dan ringan serta 5 rumah terancam akibat longsor tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, dari 16 total kecamatan di KBB, ada 6 kecamatan yang sudah diterjang longsor, yakni Kecamatan Cihampelas, Cililin, Cipatat, Padalarang, Cikalong Wetan, dan Lembang.

"Hujan yang terjadi selama sepekan mengakibatkan longsor di beberapa titik di Kabupaten Bandung Barat, sedikitnya 8 rumah mengalami kerusakan 5 rumah terancam," ujar Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo kepada Tribun Jabar saat dihubungi, Kamis (19/12/2019).

Menurut, Duddy tidak menutup kemungkinan longsor yang berdampak pada kerusakan rumah tersebut jumlahnya masih bisa bertambah, mengingat hujan deras masih kerap mengguyur sejumlah wilayah di KBB.

Sejauh ini, kata Duddy, petugas BPBD KBB, masih melakukan pendataan di lapangan dengan dibantu unsur aparat kewilayahan kecamatan, desa, unsur TNI/Polri, dan masyarakat setempat.

"Mereka juga bersama-sama membantu mengevakuasi warga yang rumahnya rusak berat dan melakukan evakuasi warga yang harus mengungsi ke rumah kerabatnya yang terdekat," katanya.

Duddy memastikan, meski banyak warga di 6 kecamatan yang terdampak, hingga harus mengungsi akibat bencana longsor tersebut, tapi tidak sampai menyebabkan adanya korban jiwa.

Terakhir, longsor menerjang sebuah rumah kontrakan di Kampung Lebak Cihideung, RT 02/17, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, hingga mengalami rusak berat.

Tiga rumah yang berdekatan pun terancam tergerus longsor.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih terjadi," ucapnya.

Ribuan Miras, 100 Liter Tuak, dan 505 Ginseng Dimusnahkan Polres Purwakarta

Dedi Mulyadi Prihatin Kapal Pengawas Sudah Jadul Dibanding Kapal Pencuri Ikan, Minta Ditingkatkan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved