BPBD Kabupaten Bandung Minta Warga di Sekitar Sungai Citarum Mulai Waspada

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Johara, mengatakan pihaknya menetapkan status siaga darurat bencana

BPBD Kabupaten Bandung Minta Warga di Sekitar Sungai Citarum Mulai Waspada
Tribun Jabar/Cipta Permana
Kondisi banjir menjadi sarana bermain baru bagi anak-anak di Jalan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Rabu (18/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kabupaten Bandung menetapkan status siaga darurat bencana karena telah ada beberapa kejadian mulai dari banjir bandang, longsor, dan banjir.

Adapun bencana yang terjadi di kabupaten Bandung, seperti banjir bandang telah terjadi di Kertasari, daerah Sungapan Kecamatan Soreang dan pacet longsor, dan Banjir di Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Johara, mengatakan, menanggapi banyaknya musibah di Kabupaten Bandung, pihaknya menetapkan status siaga darurat bencana.

"Itu untuk respons kejadian tersebut," ujar Ahmad Johara saat dihubungi tribun jabar, Rabu (18/12/2019) malam.

Ahmad memaparkan, peningkatan status siaga darurat ini, supaya ada kemudahan akses.

71 Desa di Majalengka Rawan Bencana Pergerakan Tanah, Ini Daftarnya

Mengungsi Karena Banjir di Baleendah Bandung, Warga: Sudah Biasa Tiap Tahun Begini

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan jajarannya meninjau lokasi banjir di Baleendah dan Dayeuhkolot, sekaligus meninjau kolam retensi di Cieunteung, Baleendah, Rabu (18/12/2019) siang.
Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan jajarannya meninjau lokasi banjir di Baleendah dan Dayeuhkolot, sekaligus meninjau kolam retensi di Cieunteung, Baleendah, Rabu (18/12/2019) siang. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

"Telah disepakati dalam rapat untuk  memberi pertimbangan kepada Bupati Bandung, Dadang Naser untuk ditetapkan dalam SK bupati," ujar dia.

Meski banyak terjadi bencana, kata Ahmad Johara, BPBD Kabupaten Bandung, tidak menambah personel karena butuh biaya lagi.

"Kami memanfaatkan pasukan yang ada untuk membaginya. Berkat bantuan masyarakat dan relawan alhamdulillah semua selesai, di Kertasari kejadian Jumat, Sabtu selesai. Sungapan kejadian Selasa, malamnya selesai," ujat dia.

Ahmad mengungkapkan, kini sudah mulai turun hujan berintesitas tinggi.

Ahmad mengaku, dalam pantauannya sampai saat ini aman-aman saja, kecuali di Bojongsoang karena angin kencang.

Di Dayeuhkolot, kata Ahmad, ada pohon tumbang pada Rabu sore dan tim langsung meluncur dengan membawa gergaji mesin untuk memotong pohon tersebut

"Jika hujan turun dari daerah atas, pada akhirnya baik dari utara, barat, timur, dan selatan, air masuk ke Sungai Citarum dan lokasi terendah ada di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang. Warga di daerah aliran sungai ini harus mulai waspada," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved