Breaking News:

Libur Natal dan Tahun Baru

PT KAI Daop 3 Cirebon Siagakan Ratusan Petugas Ekstra & Alat Material Selama Angkutan Nataru

Ia mengatakan, masa angkutan Natal dan Tahun Baru bertepatan dengan tibanya musim hujan sehingga harus diwaspadai

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (14/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- PT KAI Daop 3 Cirebon menyiagakan ratusan petugas ekstra dan alat material untuk siaga (AMUS) selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, disiagakannya petugas ekstra dan alat material untuk mengantisipasi hujan selama masa angkutan Nataru.

Ia mengatakan, masa angkutan Natal dan Tahun Baru bertepatan dengan tibanya musim hujan sehingga harus diwaspadai hal-hal yang akan menghambat perjalan kereta api.

"Mereka disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang perlintasan di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon," kata Luqman Arif saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (14/12/2019).

Para petugas akan memantau apabila terjadi peristiwa-peristiwa yang dapat menghambat perjalanan KA, misalnya longsor dan banjir.

PT KAI Daop 3 Cirebon Prediksi Lonjakan Penumpang Selama Natal dan Tahun Baru Capai 5 Persen

Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, PT KAI Tingkatkan Pengamanan hingga Turunkan Anjing Pelacak

Pihaknya telah menyiapkan 48 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 174 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 18 petugas posko daerah rawan ekstra.

Sementara AMUS yang disiapkan dari mulai batu balas atau kricak, bantalan rel, pasir, dan lainnya.

"Nanti akan ditempatkan di 20 titik sepanjang jalur KA wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon," ujar Luqman Arif.

Di antaranya, Stasiun Pabuaran, Pasirbungur, Pegaden Baru, Haurgeulis, Cilegeh, Kadokangabus, Telagasari, Jatibarang, Arjawinangun, Cirebon, Cirebon Prujakan, Tanjung, Brebes, Luwung, Sindanglaut, Ciledug, Ketanggungan, dan Songgom.

Namun, Luqman tetap mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu di pelintasan kereta api meski jumlah PJL ditambah selama masa angkutan Nataru.

Ia mengatakan, UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) menyebutkan perjalanan kereta api mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya.

 

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved