Libur Natal dan Tahun Baru

Amankan Natal dan Tahun Baru di Jabar, 27.559 Personel Dikerahkan dalam Operasi Lilin Lodaya

Sebanyak 27.559 personel gabungan akan dikerahkan pada Operasi Lilin Lodaya 2019 di Jawa Barat.

Amankan Natal dan Tahun Baru di Jabar, 27.559 Personel Dikerahkan dalam Operasi Lilin Lodaya
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Rudy Sufahriadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 27.559 personel gabungan akan dikerahkan pada Operasi Lilin Lodaya 2019 di Jawa Barat.

Jumlah tersebut terdiri atas 18.330 personel dari instansi TNI, Polri, dan Pemprov Jabar serta 9.229 personel berasal dari Mitra Polri.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Kamis (5/12/2019), secara langsung memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2019.

"Kegiatan ini dalam rangka pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Ini merupakan agenda rutin tahunan yang perlu menjadi perhatian kita bersama, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi skala prioritas kita dalam pelaksanaan pengamanan operasi kemanusiaan yang akan dilaksanakan selama 10 hari, yaitu tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 1 Januari 2020," kata Kapolda Jabar.

Mengapa Minggu Ini Banyak Terjadi Teror Ular? Panji Petualang Ungkap Penyebabnya

Terkait hal itu, Rudy berharap dapat memantapkan koordinasi, kerja sama, sinergitas dan soliditas jajaran Polda Jabar, TNI, Pemerintah Provinsi Jabar dan instansi terkait lainnya, untuk menyamakan persepsi dan evaluasi atas pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya tahun lalu.

Dampaknya nanti, pada tahun ini dapat lebih disempurnakan untuk mewujudkan situasi yang lebih aman dan tertib.

"Kita ketahui bersama, bahwa pada tanggal 25 Desember 2019 akan dilaksanakan perayaan Natal dan 1 Januari 2020 perayaan Tahun Baru, sehingga diperlukan antisipasi dan kewaspadaan terhadap berbagai kerawanan, yaitu kemacetan, kriminalitas, laka lantas, konflik sosial dan aksi terorisme pada pusat-pusat keramaian, hotel, tempat ibadah, dan lain-lainnya," katanya.

Irjen Pol Rudy Sufahriadi menegaskan bahwa sangat diperlukan pengamanan yang maksimal dan buddy system dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kesiapan TNI dalam membantu Polri adalah back up kekuatan pengamanan dengan penempatan di pospam-pospam.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved