Kaleidoskop Persib Bandung
Periode Terburuk dan Terbaik Persib Bandung di Liga 1 2019, Sama-sama di 7 Laga Beruntun
Hingga pekan 32 Liga 1 2019, torehan Persib Bandung hampir merata dari segi menang, imbang, dan kalah.
Penulis: Tarsisius Sutomonaio | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Menjelang akhir putaran pertama, skuat berjuluk Maung Bandung ini masih terseok-seok di peringkat bawah klasemen sementara Liga 1 2019.
Saat itu, Maung Bandung berada di peringkat belasan.
Umuh Muchtar pun menyerahkan sepenuhnya perombakan tim kepada pelatih Robert Alberts.
"Tunggu hasil evaluasi manajemen dan pelatih ( Robert Alberts), karena pelatih masih aman, karena dia masuk setelah ada perekrutan, sudah ada pemain tidak bisa disalahkan," katanya.
Putaran Kedua, Respons Robert Alberts
Pada awal putaran kedua Liga 1 2019, Robert Alberts merespons kekecewaan bobotoh itu perombakan tim.
Ia merombak komposisi pemain asing. Hanya Ezechiel N Douassel yang dipertahanan.
Robert Alberts melepas Rene Mihelic, Bojan Malisic, dan Artur Gevorkyan.
Bojan Malisic merupakan pemain yang direkrut Mario Gomez di awal Liga 1 2019.
Rene Mihelic dan Artur Gevorkyan adalah rekrutan di awal musim atas rekomendasi Miljan Radovic.
Sebagai pengganti mereka, Robert Alberts memboyong dua pemain asal Belanda Kevin van Kippersluis plus Nick Kuipers.
Selain itu, Robert Alberts juga merekrut gelandang asal Filipina berdarah Swedia Omid Nazari.
Perubahan komposisi pemain membawa perubahan cukup signifikan ke skuat Persib Bandung.
Dalam beberapa pekan, Maung Bandung berhasil masuk ke papan tengah.
Periode terbaik Persib Bandung setelah perekrutan pemain itu adalah 7 laga tanpa kekalahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jalak-robert.jpg)