Minggu, 26 April 2026

Warga Indramayu Resah, Minta KPK Bongkar Otak Utama Gurita Korupsi di Indramayu

Warga Kabupaten Indramayu resah dengan melimpahnya Sumber Daya Alam di Bumi Wiralodra namun tidak dibarengi

Editor: Ichsan
tribunjabar/Handhika Rahman
Ratusan orang yang tergabung dalam Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Permak) melakukan aksi unjuk rasa di Depan Mapolres Indramayu, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Warga Kabupaten Indramayu resah dengan melimpahnya Sumber Daya Alam di Bumi Wiralodra namun tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat selama berpuluh tahun lamanya.

Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia ini, ratusan waga yang tergabung dalam Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Permak) melalukan aksi unjuk rasa.

Koordinator aksi, Hatta mengatakan, ditangkapnya Bupati Nonaktif Indramayu Supendi beserta pejabat-pejabat Dinas PUPR hanya bagian kecil dari gembong koruptor di Indramayu yang baru terungkap.

"Bukti itu jelas bahwa Indamayu itu sarang koruptor, dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menempatkan Indramayu jadi salah satu urutan bawah dari 27 kota kabupaten di Jawa Barat, padahal diketahui Indramayu adalah daerah yang sangat kaya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di depan Mapolres Indramayu, Senin (9/12/2019).

Gubernur Jabar Sedang Godok Pergub Baru tentang KBU, Libatkan TNI, Polri, dan Kejaksaan

Ia meminta agar KPK bisa membongkar master mind atau otak utama dari tindak pidana korupsi di Indramayu yang sesungguhnya.

Menurut Hatta, Supendi hanyalah korban atau partikel kecil dari gurita korupsi di Indramayu.

Dalam penelusuran yang dilakukan pihaknya, praktek korupsi di Indramayu bahkan sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Tindak korupsi itu dilakukan dengan berbagai macam bentuk tindakan korupsi.

Di antaranya, jual beli jabatan, ijon proyek, penyalahgunaan kekuasaan yang mengakibatkan kerugian pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), korupsi Dana Desa, dan lain sebagainya.

Sang Kepsek Punya Firasat Buruk Sebelum Ruang Kelas Ambruk, Ini yang Dilakukan

"Praktek-praktek ini sesungguhnya merupakan role model dari perilaku korup secara umum dan bertahan di Indramayu selama puluhan tahun," ucap dia.

Hatta berharap, di momen Hari Antikorupsi Sedunia ini KPK bisa menampung aspirasi masyarakat dan segera membongkar otak dari gurita korupsi tersebut.

"KPK harus menelisik lebih jauh tentang potensi keterlibatan praktek korup yang dilakukan master mind korupsi yang sesungguhnya," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved