Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Enggak Mengerti Timnya jadi Antiklimaks, Dua Kali Kalah Beruntun

Harapan Persib Bandung untuk finish di peringkat kelima klasemen akhir Liga 1 musim ini semakin tipis, setelah kalah

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menjawab pertanyaan wartawan dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan melawan Persela Lamongan, Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Harapan Persib Bandung untuk finish di peringkat kelima klasemen akhir Liga 1 musim ini semakin tipis, setelah kalah di dua pertandingan terakhir.

Rekor sepuluh kali tidak kalah di putaran kedua ini diputus oleh Bali United dan Persela Lamongan. Di dua pertandingan tersebut, Maung Bandung harus menyerah 2-3 dari Bali United dan 0-2 dari Persela Lamongan.

Hasil itu kini membuat Persib Bandung kembali turun ke peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 41 poin. Persib bisa saja kembali merangkak ke papan tengah klasemen asalkan bisa memenangi sisa empat pertandingan melawan PSS SLeman, Borneo FC, PSM Makasar dan Perseru Badak Lampung.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Albert mengaku kecewa dengan penampilan timnya yang antiklimaks dalam dua pertandingan terakhir. Seharusnya, kata dia, Persib bisa menambah poin agar tetap berada di papan tengah klasemen sementara Liga 1.

"Sangat mengecewakan, antiklimaks. Dalam posisi kami sebenarnya bisa menembus peringkat empat. Tapi dengan segala kesempatan yang kami miliki, kami malah turun ke peringkat 10 atau 11 dan ada jarak yang cukup jauh," ujar Robert, saat jumpa pers, seusai pertandingan kemarin.

Starter Persib saat lawan Persela.
Starter Persib saat lawan Persela. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Robert mengaku masih belum mendapat jawaban dari menurunnya peforma anak asuhnya dalam dua pertandingan terakhir. Menurut Robert, timnya terlalu mudah kehilangan bola dan tidak memberikan pengawalan yang ketat kepada lawan.

"Saya juga masih kebingungan kenapa kami bisa bermain seperti tadi (kemarin) kami tidak kuat memegang bola, tidak agresif dalam melaju ke depan. Jadi itu membuat tugas lawan menjadi mudah karena mereka tidak mendapat perlawanan yang agresif," katanya.

Pemain Persib Bandung Kim Jeffrey berduel dengan pemain Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (4/12/2019) malam. Tuan rumah kalah 0-2.
Pemain Persib Bandung Kim Jeffrey berduel dengan pemain Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (4/12/2019) malam. Tuan rumah kalah 0-2. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Dua Laga Dua Gol Bunuh Diri

Persib Bandung sudah dua kali kalah di kandang. Pertama, saat menjamu Bali United pada putaran pertama dan kedua dari Persela Lamongan di putaran kedua.

Di dua pertandingan kandang tersebut, Bali United dan Persela Lamongan sama-sama mempermalukan Persib Bandung dengan skor 0-2.

Hasil itu membuat Persib Bandung musim ini tercatat belum pernah menang dari Persela dan Bali.

Bermain di kandang Persela Lamongan, Persib Bandung hanya mampu bermain imbang 2-2. Sedangkan saat bertamu ke markas Bali United, Supardi dan kawan-kawan justru kalah 2-3.

Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir saat jumpa pers seusai laga melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019).
Pemain Persib Bandung, Supardi Nasir saat jumpa pers seusai laga melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019). (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Ada yang menarik dalam dua pertandingan ini, yaitu dua gol bunuh diri yang dilakukan dua pemain berbeda.

Pertama saat melawan Bali United, kapten tim Maung Bandung, Supardi Nasir tidak sengaja menyundul bola ke gawang sendiri. Kejadian itu terulang dipertandingan berikutnya, kali ini giliran bek senior Achmad Jufriyanto, yang mengulang kesalahan Supardi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved