Senin, 27 April 2026

Jokowi Sebut Pengusul Jabatan Presiden 3 Periode Hanya Cari Muka dan Ingin Menjerumuskan, Siapa Dia?

Presiden Jokowi mengatakan pengusul hanya mencari muka, bahkan katakan seakan ingin menampar wajahnya.

Editor: Ravianto
ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo via Kompas.com
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Wacana jabatan Presiden Jokowi menjadi 3 periode tengah menyeruak.

Presiden Jokowi pun secara pribadi buka suara.

Presiden Jokowi mengatakan pengusul hanya mencari muka, bahkan katakan seakan ingin menampar wajahnya.

Masyarakat dihebohkan dengan wacana jabatan Presiden Jokowi jadi 3 periode, Jokowi beri tanggapan dan ungkap secara pribadi tidak setuju.

Seperti yang diketahui, wacana mengenai jabatan Presiden hingga 3 periode tengah hangat-hangatnya jadi perbincangan.

Hal tersebut disebut-sebut berawal dari pendapat masyarakat.

Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan kepada wartawan usai upacara pelantikan presiden dan wakil presiden 2019-2024 setibanya di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (20/10/2019). Dalam keterangannya, Presiden Jokowi berterima kasih kepada TNI dan Polri yang sudah mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden sehingga suasana berlangsung kondusif.
Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan kepada wartawan usai upacara pelantikan presiden dan wakil presiden 2019-2024 setibanya di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (20/10/2019). Dalam keterangannya, Presiden Jokowi berterima kasih kepada TNI dan Polri yang sudah mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden sehingga suasana berlangsung kondusif. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hingga wacana tersebut disetujui oleh berbagai pihak seperti fraksi partai.

Presiden Jokowi pun akhirnya buka suara terkait pemberitaan tersebut.

Dirinya secara terang-terangan tidak suka dengan wacana itu.

Presiden Jokowi menegaskan tak setuju dengan usul masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode.

Ia pun merasa curiga pihak yang mengusulkan wacana itu justru ingin menjerumuskannya.

"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 2 Desember 2019.

Jokowi menegaskan, sejak awal, ia sudah menyampaikan bahwa dirinya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca-reformasi.

"Sekarang kenyataannya begitu kan, (muncul usul) presiden dipilih MPR, presiden tiga periode.

Jadi lebih baik enggak usah amendemen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved