Rabu, 17 Juni 2026

Apa Itu Granat Asap yang Tadi Pagi Meledak di Monas dan Mengapa Bisa Meledak?

Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap.

Tayang:
Editor: Ravianto
Istimewa
Ledakan di Monas 

"Biasanya, digunakan untuk mengelabui musuh sehingga musuh tidak bisa melihat posisi seseorang," ujar dia.

Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Julhadri
Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Julhadri

Terkait ledakan granat asap, ia menegaskan, ledakan tersebut hanya untuk memicu keluarnya asap sehingga sifatnya tidak melumpuhkan.

Menurut Zulhadrie, granat asap bisa meledak bila dipicu adanya tekanan, jatuh, hingga panas.

"Jatuh, tekanan, panas bisa membuat granat asap meledak sendiri," ujar dia.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan investigasi terkait kepemilikan granat asap tersebut.

Pasalnya, granat asap biasa dipakai TNI saat latihan, tapi pada hari itu, tidak ada latihan yang memakai granat asap..

"Kami tidak tahu bagaimana prosesnya granat asap bisa sampai di sana (Monas, red)," ujar dia.

Apalagi dua korban yang terluka akibat ledakan ini belum bisa memberikan konfirmasi terkait kronologi kejadian.

Bahaya Granat Asap

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Chest, granat asap mengandung seng klorida dapat menyebabkan berbagai masalah pada gangguan pernapasan.

Paling mengerikan granat asap ini dapat menyebabkan pembengkakan pada paru-paru dan tenggorokan, hingga kanker paru-paru.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Edy Pramono beserta jajaran meninjau lokasi ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019)
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Edy Pramono beserta jajaran meninjau lokasi ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019) (Glery Lazuardi)

Bahkan temuan dari New Jersey Department of Health and Senior Services menyatakan bahwa kandungan lain dari granat asap seperti kalium nitrat dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, iritasi mata, iritasi kulit, kulit terbakar, bersin, batuk, gangguan aliran darah, sakit kepala, kelelahan, bibir dan kulit menjadi kebiruan, bahkan kolaps.

Yang paling mengerikan dari kandungan bahan kimia berbahaya ini yaitu dapat menyebabkan kematian mendadak.

Walau beberapa model granat asap tidak menimbulkan percikan api, namun tak menutup kemungkinan jika menimbulkan luka bakar.

Meski demikian, kini lokasi tempat kejadian perkara ledakan di Monas itu sudah disterilkan dan diperketat penjagaannya. (GridHEALTH.id )

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved