Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Ada Lagi Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Tersebut

Ada lagi kecelakaan maut di Tol Cipali, Kemenhub ingin ada rekayasa lalu lintas. Ini alasannya.

Ada Lagi Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Kemenhub Ingin Ada Rekayasa Lalu Lintas di Tol Tersebut
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Olah TKP kecelakaan maut di Tol Cipali, Kamis (14/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Kecelakaan maut kembali terjadi Tol Cipali.

Minggu (1/12/2019) subuh sebuah minibus menabrak menabrak truk di kawasan Kabupaten Subang.

Enam orang tewas dalam peristiwa ini.

Melihat banyaknya kecelakaan maut di Tol Cipali, Kementerian Perhubungan menginginkan adanya rekayasa di Tol Cipali.

Menurut Kemenhub, rekayasa lalu lintas di Tol Cipali sangat penting agar kecepatan kendaraan bisa berkurang saat melaju di jalan tol tersebut.

“Kalau secara geometrik jalan tidak ada masalah dengan ruas Cikampek-Palimanan, namun walau begitu kami telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan BPJT untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kecepatan kendaraan,” ujar Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Pitra Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/12/2019) di laman Kompas.com.

Pitra mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan terutama jalan tol agar selalu waspada saat mengemudi, perhatikan selalu rambu-rambu dan marka jalan serta berhenti beristirahat jika lelah. Berhentilah setelah mengemudi 3-4 jam. Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi,” ucap dia.

Saat ini, Kemenhub tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang terjadi di kilometer 113 Tol Cipali, Kampung Haniwung, Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Minggu (1/12/2019) pukul 05.15 WIB.

“Pertama izinkan kami menyampaikan ucapan duka cita atas musibah yang terjadi. Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan tersebut,” kata dia.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved