Optimalisasi Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah, Kemenag Majalengka Bangun Gedung PLHUT
Kementerian Agama ( Kemenag) Kabupaten Majalengka saat ini sedang membangun gedung baru, yakni Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kementerian Agama ( Kemenag) Kabupaten Majalengka saat ini sedang membangun gedung baru, yakni Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).
Hal ini demi mengoptimalisasikan pelayanan bagi calon jamaah haji akibat terbatasnya ruangan kantor.
Kepala Kemenag Majalengka, Yayat Hidayat mengatakan, saat ini sedang ada pembuatan gedung baru PLHUT.
Dikatakan dia, gedung itu ditarget sudah bisa digunakan pada akhir 2019 ini.
• Jadwal Penerbangan BIJB Akhir Pekan Ini, Catat Waktunya! Ada 8 Rute Penerbangan
"Program tersebut mendapat hibah dari PA (Pengadilan Agama). Diharapkan Desember nanti sudah bisa digunakan," ujar Yayat Hidayat, Jumat (29/11/2019).
Sementara, Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Majalengka, Kiki Basuki menyampaikan, pembangunan gedung PLHUT tersebut merupakan instruksi langsung dari Kemenag RI.
Gedung itu, kata dia, dibangun untuk meningkatkan pelayanan kepada calon jamaah haji dan umrah.
Sementara, gedung ini terdiri dari dua lantai, lantai satu untuk ruang pelayanan jamaah dan lantai dua untuk ruang serba guna.
"Nanti serempak se-Jabar diresmikan pada Desember. Yang sudah ada itu di Indramayu. PLHUT ini program dari Kementerian Agama," ucap Kiki.
Keberadaan gedung PLHUT itu, lanjut dia, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan haji maupun umrah.
• Sidang Putusan First Travel Ditunda, Jemaah Histeris dan Pingsan, Teriak Takbir dan Innalillahi
Disampaikan dia, tahun 2019 ini ada 16 lokasi pembangunan gedung yang dibiayai dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu sudah mulai dilaksanakan pembangunannya.
"Melihat animo ini Kementerian Agama melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) segera merespon keinginan masyarakat tersebut," kata Kiki.
Di samping itu, Kemenag RI juga berpesan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak terkait untuk serius dalam mengerjakan proyek ini dan setiap satuan kerja diupayakan untuk menyelesaikan konsultan perencana pada tahun 2019 agar problem waktu dapat terselesaikan.
Hal ini, agar pembangunan PLHUT pengerjaannya jangan jalan ditempat.
Pasalnya, semakin cepat dan telat pelaksanaannya kebermanfaatannya dapat langsung dirasakan masyarakat.
"Kita harus berjalan jangan jalan ditempat. Meski jika selesai nilai kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya
Kepsyen foto : Kantor Kemenag Majalengka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kantor-kemenag-majalengka-_-1.jpg)