Siswa SMP Korban Penipuan, Hari Pertama Sekolah Sempat Datang tapi Namanya Ternyata Tak Ada
Sejumlah orangtua siswa yang jadi korban penipuan calo siswa tahun ajaran baru, sempat mengantarkan anak-anaknya ke SMP negeri
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Sejumlah orangtua siswa yang jadi korban penipuan calo siswa tahun ajaran baru, sempat mengantarkan anak-anaknya ke SMP negeri di kawasan Kecamatan Cidadap.
Kapolsek Cidadap AKP Rina Perwita Sari mengatakan, seorang perempuan bernama Asri Najmiati (37) menjadi tersangka kasus penipuan dengan modus calo siswa tahun ajaran baru 2019.
"Jadi siswa ini di hari pertama sekolah sudah datang ke SMP tersebut. Tapi ternyata setelah dicek, data anak-anak itu tidak ada," ujar Kapolsek saat ditemui di kantornya, Jalan Dr Setiabudi, Kamis (28/11).
Saat ini, ia ditahan di ruang tahanan perempuan Mapolrestabes Bandung untuk kepentingan penyidikan. Ia dijerat Pasal 372 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 6 tahun. Asri ditangkap di rumahnya di Ledeng.
"Jadi tersangka ini mengiming-imingi orang tua murid untuk lolos ke SMP negeri di wilayah Kecamatan Cidadap dengan membayar sejumlah uang," ujar Rina.
• Hobi Kulineran di Bandung? Yuk Santap Tiga Sajian Khas Tiongkok Halal yang Bikin Balik Lagi
Dalam pengungkapan itu, polisi menyita kwitansi pembayaran dari orang tua, buku rekening bank hingga surat perjanjian antara orang tua murid dengan tersangka.
"Korban yang tertipu ada enam orang. Mereka rata-rata menyetorkan uang Rp 5,25 juta per orang," ujar Rina.
Ia menyebut tersangka merupakan guru honorer. Kasus ini terungkap berkat laporan dari masyarakat.
"Tersangka menjanjikan pada orang tua siswa dengan membayar Rp 5,25 juta, bisa masuk ke sekolah yang dimaksud," ujar Kapolsek.
• Peserta CPNS di KBB yang Mengundurkan Diri Bakal Kena Sanksi Seperti Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/calo-siswa-baru-smp-negeri-di-kota-bandung-ditangkap-polisi-segini-tarifnya.jpg)