Kamis, 23 April 2026

Persib Bandung

Masih Berduka, Ilija Spasojevic Kemungkinan Absen Lawan Persib Bandung

Hal itu juga terlihat dalam laga tandang pekan ke-28 Liga 1 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattallata Makassar.

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Bali United, Illja Spasojevic berduel dengan Pemain Persib Bojan Malisic, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (26/7/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, KUTA - Mantan striker Persib Bandung yang kini membela Bali United, Illija Spasojevic, masih berduka setelah istri tercinta, Lelhy Spaso, meninggal dunia.

Pelatih dan pemain Bali United terus memberikan dukungan moril kepada Spaso.

Hal itu juga terlihat dalam laga tandang pekan ke-28 Liga 1 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattallata Makassar.

Semua pelatih dan pemain mengenakan t-shirt berwarna hitam bertulis nomor 9 dan nama Lelhy Spasojevic.

Dukungan kepada Spaso kembali diberikan jelang laga kontra Persib Bandung pekan 29 Liga I 2019, 28 November 2019.

Mereka siap memberi dukungan kepada Spaso jika ia datang dan ikut latihan di lapangan.

Ilija Spasojevic dan sang istri Lelhy Arief Spaso di Stadion Dipta Gianyar beberapa waktu lalu.
Ilija Spasojevic dan sang istri Lelhy Arief Spaso di Stadion Dipta Gianyar beberapa waktu lalu. ()

Harapan pelatih dan pemain agar Spaso bisa dihibur di lapangan.

"Sekarang saya sebagai pelatih, teman dan keluarga, cuma suport dia, saat dia mau balik latihan kami welcome, memberi suport dia, bagus buat dia, mungkin di rumah terus pasti banyak pikiran, banyak sedih. Jika dia di lapangan bersama pelatih dan pemain, pikiran dia bisa hilang, bisa dibantu teman pemain suport dia, agar dia lupa masalah pribadi, bisa kerja seperti biasa," jelas pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, Minggu (24/11/2019) sore.

Menurut pelatih asal Brasil ini, Spaso tipe sosok pekerja keras dan suka latihan, tapi semua tergantung dia jika ingin kembali berlatih dengan tim.

Saat ditanya, ada kemungkinan Spaso bermain di laga sisa Bali United yang dimulai lawan Persib Bandung, Teco menjelaskan, tim pelatih tak bisa memaksa kehendaknya.

"Saya pikir kita tak bisa paksa dia, buat ikut latihan atau bermain. Semua lebih tergantung Spaso," ujarnya.

Menurut mantan pelatih Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya ini, ketika Spaso balik latihan, tim pelatih akan melihat kondisi fisiknya.

"Karena Spaso sangat capek bukan fisik saja tapi mental juga sangat mengganggu fisik nya. Spaso pemain inti dari tim, sejak awal saya pegang tim ini, dia pemain inti di tim, sampai sekarang dia top skor tim dengan 13 poin," tambah Teco.

Dia mengatakan, sosok Spaso pemain bagus, yang bekerja keras di latihan dan pertandigan. ]

Spaso bantu sistem pelatih di latihan dan pertandingan.

Buah Hati Spaso, Diasuh Ibunda dari Montenegro

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved