Persib Bandung

Lini Tengah Persib Bandung Mudah Dibaca, Kata Djadjang Nurdjaman

Omid Nazari, Abdul Aziz Lutfi Akbar dan Esteban Vizcarra yang bermain lebih ke depan.

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Selama babak I pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (24/11/2019), Persib Bandung gagal mengkonversikan peluang emas untuk menjadi gol ke gawang Barito Putera. 

Sejumlah pemain anyar yang didatangkan di putaran kedua seperti Fransisco Torres, Rafael Silva dan Kozuke Yamazaki turun sejak menit awal.

Sepanjang pertandingan, kedua tim bermain alot, tidak banyak peluang yang berhasil diciptakan kedua tim. 

Persib tercatat hanya menorehkan empat tembangkan terarah sepanjang pertandingan, sedangkan Barito Putera hanya berhasil melepaskan dua kali tendangan terarah.

Pada pertandingan kemarin, Persib kembali memainkan tiga gelandang sekaligus.

Omid Nazari, Abdul Aziz Lutfi Akbar dan Esteban Vizcarra yang bermain lebih ke depan.

Sedangkan Omid dan Aziz berperan sebagai duble pivot.

Melihat komposisi seperti ini, seharusnya Persib bisa menciptakan banyak peluang, Kevin yang bermain sebagai striker pun bisa mendapat umpan-umpan manja yang dikonversi menjadi gol.

Nyatanya, hal itu tidak terjadi. Lini tengah Persib pada laga kemarin tidak berjalan seperti biasanya.

Ketatnya penjagaan pemain Barito kepada beberapa pemain kunci Persib, membuat lini tengah tidak banyak menyuplai umpan ke lini depan sehingga, permainan Persib kembali bertumpu lewat sayap.

Umpan-umpan silang yang dilepaskan pun tidak ada yang mencapai dengan baik kepada Kevin atau Vizcarra sebagai target man.

Halaman
1234
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved