Selasa, 14 April 2026

Mangga Gedong Gincu dari Sumedang Mulai Diekspor ke Rusia

Besok, Senin (25/11/2019), mangga gedong gincu dari Sumedang mulai diekspor ke Rusia

Penulis: Deddi Rustandi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Deddi Rustandi
Mangga gedong gincu yang merupakan produk unggulan Sumedang mulai diekspor ke Rusia. Pelepasan ekspor perdana mangga gedong gincu dilakukan Bupati Dony Ahmad Munir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Besok, Senin (25/11/2019), mangga gedong gincu dari Sumedang mulai diekspor.

Sebelumnya, mangga gedong gincu merupakan produk unggulan Sumedang dan 70 persen mangga gedong gincu berasal dari Sumedang ini hanya dijual di dalam negeri.

Adalah Supian (49) jebolan IPB Bogor yang sempat kuliah S2 di Rusia ini mencoba menjajaki pasar ekspor mangga gedong gincu ke Rusia.

“Untuk tahap pertama ini akan dikirim sekitar satu ton dulu pada Senin (25/11) ini dan diharapkan mangga yang terkenal manis dengan rasa segar ini bisa sampai di Rusia Rabu (27/11). Minggu ini orang Rusia sudah bisa menikmati mangga asal Sumedang,” kata Supian di Kampung Bojongterong, Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Minggu (24/11/2019).

Mangga gedong gincu yang diekspor itu sekitar 50 persen matang di pohon sehingga dalam 3-4 hari lagi sudah matang.

“Saat sampai ke Rusia sudah matang dan bisa langsung dikonsumsi,” katanya.

Khasiat Tersembunyi Biji Buah Mangga, Mampu Kontrol Diabetes sampai Turunkan Berat Badan

Pemkab Cirebon Targetkan Ekspor Mangga Gedong Gincu Masuk Pasar Jepang dan Korea Selatan

Mangga yang dikirim ke Rusia tersebut, kata dia, diambil dari perkebunan di Desa Cintajaya, Kecamatan Jatigede.

“Ekspor mangga baru satu ton karena masih percobaan. Selain itu saat ini stok mangga gedong gincu sudah berkurang karena masa panen raya sudah lewat,” katanya

Ia mengatakan di Rusia, mangga dijual Rp 75.000 per buahnya. “Harganya Rp 75.000 per buah. Hanya ongkos kargo pesawat juga lumayan Rp 3.500 per Kg. Sedangkan kalau dijual di sini Rp 75 ribu bisa dapat 3 kg," katanya.

Bupati Dony Ahmad Munir yang melepas ekspor perdana mangga gedong gincu Sumedang itu mengatakan langkah yang dilakukan kelompok tani mangga Mekarsari, Palabuan, Ujungjaya ini sangat didukung pemerintah.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, saat memecahkan kendi sebagai tanda pengiriman ekspor mangga gedong gincu di Rest Area KM 229 B Tol Kanci - Pejagan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/10/2019).
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, saat memecahkan kendi sebagai tanda pengiriman ekspor mangga gedong gincu di Rest Area KM 229 B Tol Kanci - Pejagan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/10/2019). (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)

“Bahkan dari Balai Karantina juga datang langsung dan menyerahkan sertifikatnya. Mangga gedong gincu itu 70 persen yang beredar di pasaran berasal dari Sumedang dan seharusnya pasar ekspor harus dijajaki,” kata Dony Ahmad Munir saat melepas ekspor perdana mangga, Minggu (24/11/2019).

Menurutnya, ekspor mangga merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

Dream comes true, mimpi jadi kenyataan. Mangga gedong gincu yang menjadi produk unggulan Sumedang diekspor ke Rusia,” katanya.

Menurutnya, dengan ekspor mangga bukan hanya petani yang diuntungkan tapi negara juga diuntungkan karena ada devisa yang masuk.

“Apalagi saat ini di Indonesia.lebih banyak impor daripada ekspor. Komoditi ekspor harus terus didorong,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved