Eceng Gondok Menutupi Sungai Cimanuk, Warga Garut Sebut Ini Baru Pertama Kali

Masyarakat di bantaran Sungai Cimanuk kawasan Jembatan Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, khawatir dengan banyaknya eceng gondok

Eceng Gondok Menutupi Sungai Cimanuk, Warga Garut Sebut Ini Baru Pertama Kali
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Sejumlah pengendara melintasi Jembatan Copong di Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota yang dilintasi Sungai Cimanuk yang tertutup Eceng gondok, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Masyarakat di bantaran Sungai Cimanuk kawasan Jembatan Copong, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, khawatir dengan banyaknya eceng gondok di sepanjang aliran sungai.

Tanaman itu tumbuh subur di atas permukaan air sungai Cimanuk sejak bulan lalu.

Usep Somantri (56), warga sekitar menyebut fenomena alam ini baru pertama kali terjadi.

Sebelumnya, Sungai Cimanuk tak pernah ditumbuhi eceng gondok.

"Khawatir kalau terjadi hujan aliran sungai tersumbat lalu terjadi banjir. Awalnya cuma sedikit ada eceng gondok. Sudah satu bulan ini makin meluas," kata Usep, Jumat (22/11/2019).

Kasus Sodomi 11 Bocah, Remaja di Cirebon Ancam Bunuh Para Korban Jika Melapor

FAKTA-FAKTA Empat Orang Bocah di Garut Disengat Tawon hingga Nyawa Satu Bocah Di antaranya Tewas

Permukaan air Sungai Cimanuk dari mulai Jembatan Copong terlihat hijau hingga ke pintu bendungan Copong.

Kondisi air yang semula terlihat hitam dan menimbulkan bau tak sedap akibat limbah, kini hanya terlihat hamparan tanaman.

"Inginnya cepat dibersihkan ecengnya. Kalau dibiarin terlalu lama, bisa makin banyak ecengnya," ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Uu Saepudin mengatakan, tanaman itu tumbuh karena faktor alam akibat kesuburan air.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved