Profil Diaz Hendropriyono, Anak Jenderal Jadi Staf Khusus Presiden, Dia Bukan Orang Sembarangan
Satu di antara Staf Khusus Presiden Jokowi adalah Diaz Hendropriyono. Pria bernama lengkap Diaz Faisal Malik Hendropriyono ini mendapatkan posisi ini
Penulis: Widia Lestari | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.ID - Satu di antara Staf Khusus Presiden Jokowi adalah Diaz Hendropriyono. Pria bernama lengkap Diaz Faisal Malik Hendropriyono ini mendapatkan posisi ini untuk kedua kalinya.
Sebelumnya, Diaz Hendropriyono ini juga Staf Khusus Presiden untuk pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla periode 2014-2019.
Di dunia politik, Diaz Hendropriyono ini memang bukan orang sembarangan. Di usia muda, ia menduduki posisi tinggi di partai politik.
Dilihat dari profilnya, pria kelahiran Jakarta, 25 September 1978 ini adalah ketua umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI ).
Ia menjadi petinggi PKPI menggantikan ayahnya, AM Hendropriyono yang merupakan Jendral TNI sekaligus mantan Kepala BIN.
Sebagai politikus muda, Diaz Hendropriyono ini memang aktif dalam kampanye Pilpres 2014.
• Sosok Putri Tanjung, Anak Chairul Tanjung yang Berbisnis Sejak 17 Tahun,Kini Jadi Staf Khusus Jokowi
Diolah Tribunjabar.id dari berbagai sumber, Diaz Hendropriyono ini sempat menjadi ketua umum tim sukses Kawan Jokowi.
Selain itu, pria berusia 41 tahun ini, juga berperan penting di Situs Gerak Cepat Jokowi-JK.
Karier anak Jenderal TNI ini juga ditunjuk menjadi Komisaris PT Telkomsel, pada 2015.
Diketahui, ia juga aktif berbinis membuka usaha di bidang properti dan olahraga.
Disebutkan, Staf Khusus Presiden ini memiliki bisnis berupa hotel hingga pusat kebugaran.
Sebelumnya, Diaz Hendropriyono juga sempat bekerja di sebuah perusahaan besar.
Mulai dari PT KIA Otomotif Indonesia hingga PT Ulam Sari Samudra.
Dilihat dari latar belakang pendidikannya, Ketum PKPI yang kini ditunjuk lagi menjadi Staf Khusus Presiden ini jebolan perguruan tinggi ternama luar negeri.
Diketahui ia merupakan sarjana lulusan Norwich Military University, Amerika Serikat.
Di sana ia mengambil program studi manajemen dan mendapatkan penghargaan akademis.
• Profil AM Hendropriyono, Mertua KSAD Andika Perkasa yang Melegenda, Profesor Intelijen Pertama
Disebutkan, Diaz Hendropriyono mendapatkan Dean's List karena mendapatkan nilai minimal A- dan IPK di atas 3,6 .
Selain itu, ia juga mendapatkan penghargaan Delta Mu Delta karena termasuk peringkat teratas sebagai mahasiswa Manajemen.
Kemudian, Diaz Hendropriyono juga melanjutkan studi S2 dua kali di Hawaii Pacific University, yakni mengambil program Master of Business Administration dan Master of Arts in Global Leadership.
Diketahui, Diaz Hendropriyono merupakan anak ketiga dari AM Hendropriyono dan Tati Hendropriyono.
Selain putra dari seorang Jenderal terkenal dan melegenda di tanah air, ia juga adik ipar dari seorang Jenderal, yakni KSAD Andika Perkasa.
KSAD Andika Perkasa merupakan suami dari sang kakak, yakni Diah Erwiany Hendropriyono.
Selain kakak perempuan, ia juga memiliki kakak laki-laki, yakni Rony Hendropriyono.
Sebagai politisi, Diaz Hendropriyono termasuk yang aktif menggunakan media sosial.
Ia kerap membagikan postingan foto atau video aktivitasnya melalui akun Instagram.
Selain aktivitas sehari-hari dan pekerjaannya, ia pun kerap mengunggah potret atau videonya sedang bermain gitar.
Rupanya, ia senang bermusik bahkan kerap mengunggah video cover melalui channel Youtube.
Berbagai postingannya bahkan ramai kerap mendapatkan komentar dari warganet.
Warganet bahkan akrab memanggil Diaz Hendropriyono menggunakan sebutan Masbos. (Tribunjabar.id)
Daftar Nama Staf Khusus Presiden
Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama Staf Khusus Presiden.
Diketahui, tugas dari Staf Khusus Presiden ini memiliki tugas untuk memberikan masukan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat soal program pemerintah.
Dilansir dari Tribunnews, Staf Khusus Presiden yang tergolong kategori milenial antara lain:
1. Angkie Yudistia (32) merupakan pendiri Thisable Enterprise.
2. Aminuddin Ma’ruf (33), mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Periode 2014-2017.
3. Adamas Belva Syah Devara (29) merupakan pendiri Ruang Guru.
4. Ayu Kartika Dewi (36), sebagai perumus Pergerakan Sabang Merauke.
5. Putri Indahsari Tanjung (23), CEO dan Founder Creativepreneur.
6. Andi Taufan Garuda Putra (32), CEO Amarta.
7. Gracia Billy Mambrasar (31), pemuda asal Papua yang mendapatkan beasiwa di Universitas Oxford.
Kemudian, ada juga tujuh tambahan Staf Khusus Presiden, yaitu:
1. Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, akademisi
2. Sukardi Rinakit, intelektual
3. Arif Budimanta, ekonom Megawati Institute
4. Diaz Hendropriyono, Ketua Umum PKPI.
5. Dini Shanti Purwono, Kader PSI, ahli hukum lulusan Harvard
6. Fadjroel Rachman Staf Khusus bidang Komunikasi
7. Anggit Nugroho Asisten Pribadi Presiden Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/profil-diaz-hendropiyono.jpg)