Lahan Pengangonan Terbakar di Desa Pasir Negara Ciamis, Tarsih Tewas Gosong

Warga bernama Tarsih (58), penggarap lahan pengangonan milik Desa Pasir Nagara tersebut tewas terbakar menyusul kebakaran hutan dan lahan itu.

Lahan Pengangonan Terbakar di Desa Pasir Negara Ciamis, Tarsih Tewas Gosong
Istimewa
Jasad Tarsih (58) ditemukan di lahan pengangonan di Dusun Cilangkap Desa Pusakanegara Kecamatan Pamarican Ciamis yang terbakar Kamis (21/11/2019) siang sekitar pukul 12.00 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andi M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS– Lahan pengangonan seluas 2 hektare ludes terbakar, di Dusun Cilangkap Desa Pasir Nagara Kecamatan Pamarican, Ciamis, Kamis (21/11/2019) sekitar pukul 12.00.

Warga bernama Tarsih (58), penggarap lahan pengangonan milik Desa Pasir Nagara tersebut tewas terbakar menyusul kebakaran hutan dan lahan itu.

Menurut anggota Tagana Pamarican, Tahrir Nur Bari, saat kejadian Kamis (21/11/2019) sekitar pukul 12.00 siang, Tarsih yang adalah warga Dusun Cilangkap RT 06/02 sedang membersihkan petakan lahan pengangonan itu untuk persiapan bercocok tanam.   

“Diduga korban membakar rumput-rumput dan belukar maupun ranting kayu di petakan garapan lahan pengangonan tersebut. Kebetulan tadi siang cuaca panas cukup terik dan ada angin. Diperkirakan dari bakaran sampah tersebut api merembet dan berkobar melalap lahan pengangonan,” ujar Tahrir Nur Bari, anggota Tagana Pamarican kepada Tribun Kamis (21/11/2019).

Diperkirakan korban terkepung kobaran api dan tak bisa menyelamatkan diri. Warga yang mengetahui lahan pengangonan kebakaran, berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan api.

Mencekam, Suara Angin Bergemuruh Seperti Pesawat Tempur, Angin Kencang Landa Ciamis, 50 Rumah Rusak

Retakan Tanah di Ciamis Terus Meluas, Sudah 380 Rumah Terdampak, Ikan-ikan Masuk ke Perut Bumi

Warga kaget di antara puing lahan yang terbakar ditemukan jasad korban dalam kondisi tertelungkup.

“Waktu ditemukan korban sudah meninggal dengan tubuh mengalami luka bakar,” katanya.

Korban Tarsih, seorang janda yang menurut Tahrir tinggal bersama anaknya yang rumahnya berlokasi sekitar 1 km dari lahan pengangonan.

“Waktu kejadian hanya korban yang tengah membersihkan lahan pengangonan untuk persiapan bercocok  tanam,” ujar Tahrir.

Siang itu juga sekitar pukul 14.30, jasad korban dievakuasi setelah petugas kepolisian, babinsa, petugas medis desa, aparat desa datang ke lokasi kejadian.

“Warga setempat dan anggota Tagana ikut melakukan evakuasi jasad korban. Waktu jenazah korban dievakuasi, petugas BPBD belum sampai di lokai,” katanya.

Dari lokasi kejadian, kata Tahrir, jasad Tarsih langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Cilangkap.

“Rencananya dimakamkan sore ini juga di pemakaman umum Cilangkap. Masih menunggu anak korban yang tinggal di Padaherang,” ujar Tahrir.

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved