Detik-detik kebakaran yang Menewaskan Nenek Penjaga Masjid, Dramatis Terekam Kamera Warga
Seorang warga sekitar sempat mengabadikan detik-detik si jago merah menghanguskan rumah Nenek Enah (
Penulis: Isep Heri Herdiansah | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Seorang warga sekitar sempat mengabadikan detik-detik si jago merah menghanguskan rumah Nenek Enah (95) di Kampung Cibuntu, Desa Karangsembung, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (13/11/2019) malam.
Dalam video singkat yang diterima Tribun Jabar, Kamis (14/11/2019) itu terlihat kegetiran saat peristiwa berlangsung.
Dalam video berdurasi 27 detik itu terlihat api berkobar dan membumbung tinggi melahap bangunan berukuran 4x7 meter dari bambu dan bilik tersebut.
Terlihat pula beberapa warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sejumlah jeritan histeris perempuan yang diduga yang merekam video terdengar menambah dramatisnya peristiwa yang merenggut nyawa nenek penjaga mesjid di kampungnya itu.
• Kakak Korban Kecelakaan Tol Cipali Menangis: Adik Saya Meninggal, Tapi Tak Mau Lihat Jasadnya
"Ya Allah, karunya emak Enah (Kasihan mak Enah) Ya Allah, mamah sieun (mamah takut), Ya Allah karunya itu ih (Kasihan itu)," jerit suara perempuan itu sambil terdengar menangis.
Sebelumnya, Nenek Enah tinggal sendiri di rumah tersebut, dan sehari-harinya dikenal sebagai pemelihara masjid dekat rumahnya.
Kapolsek Jamanis, AKP Saeful Bahri mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB.
"Dari keterangan sejumlah saksi, api cepat membesar dan membakar seluruh bagian rumah yang bermaterial kayu dan bilik," kata Saeful Bahri saat ditemui di lokasi, Kamis (14/11/2019).
Saful melanjutkan, api baru berhasil dipadamkan satu jam setelahnya oleh warga dengan alat seadanya.
• Profil Irfan Nur Alam, Anak Bupati Majalengka yang Terlibat Kasus Penembakan, Tercatat Sebagai PNS
"Saat api padam, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dengan luka bakar sekujur tubuh," lanjutnya.
Api diduga berasal dari tungku yang tidak korban padamkan saat hendak pergi tidur.
"Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerimanya sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan pemeriksaan medis atau autopsi," tuturnya.
Korban sudah dimakamkan pihak keluarga tidak jauh dari tempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/angkapan-layar-video-singkat-saat-detik-detik-kebakaran.jpg)