Cor Jalan Menuju Tol Soroja Hingga Akhir Tahun, Jalur Pun Jadi Macet dan Polisi Minta Warga Bersabar
Satlantas Polres Bandung melakukan rekayasa jalur di Persimpangan Cincin Soreang, Kabupaten Bandung,
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Satlantas Polres Bandung melakukan rekayasa jalur di Persimpangan Cincin Soreang, Kabupaten Bandung, sejak Senin (11/11/2019). Hal itu dilakukan karena ada pengecoran akses jalan menuju Jalan Tol Soreang Pasirkoja.
Menurut pantauan Tribun, Kamis (14/11/2019) di Persimpangan Cincin Soreang kendaraan roda empat dari arah Kopo dan Katapang yang menuju Soreang dialihkan ke arah Warung Lobak via Jalan Banjaran-Soreang. Sementara untuk roda dua bisa langsung lurus dan berputar di Jalan Raya Gading Tutuka.
Kemudian untuk kendaraan dari arah Soreang dan Ciwidey, dialihkan menuju Jalan Raya Soreang-Banjaran via Simpang Cangkuang dan masuk kembali ke Jalan Raya Soreang-Kopo.
Kasatlantas Polres Bandung AKP Hasby Ristama mengatakan, rekayasa jalur itu dilakukan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalan tersebut. Pasalnya ada pengecoran akses jalan menuju Jalan Tol Soreang.
• Ibu Kos Sempat Dipeluk Wanita yang Disergap Densus 88, Doakan Saya Bu, Saya Dibilang Teroris
"Jadi nantinya dari tol satu jalur ke jalan Soreang tanpa melewati kawasan Sabilulungan atau Kantor Pemkab Bandung. Itu akan mempersingkat waktu, kurang lebih sekitar lima menit dibandingkan memutar memakan waktu lima menit," kata Hasby saat melakukan pengaturan laku lintas tadi siang.
Menurutnya petugas Satlantas Polres Bandung dan Dishub Kabupaten Bandung bersiaga di titik rekayasa jalur, di antaranya di Simpang Cincin, Simpang Pemkab Bandung, Simpang Sarung dan Simpang Cangkuang.
"Rekayasa ini untuk mempermudah masyarakat. Mempermudah pembangunan dan memperlancar masyarakat untuk ke tempat-tempat tertentu, rekayasa jalurnya dilakukan dengan cara memutar," ungkapnya.
Jajaran Satlantas, Dishub dan Binamarga melakukan cara bertindak (CB) one way yang diberlakukan saat rekayasa jalur secara bergantian. Rekayasa tersebut akan diberlakukan sementara waktu hingga proyek pembangunan itu berlangsung hingga akhir tahun ini. "Sebelum Natal dan Tahun Baru 2020 selesai," tambahnya.
• Krisis Air Bersih di Talun Cirebon Kini Lebih Lama Dibanding Tahun Lalu, Sumur Kering Beli Air Galon
Hasby menuturkan jika pengecoran dilakukan bertahap. Oleh karena itu dirinya menghimbau agar masyarakat bersabar selama proses pengecoran berlangsung.
"Kami imbau masyarakat agar mengerti, ketika ada pembangunan pasti ada hambatan. Kami harapkan setelah pembangunan pasti bakal lancar lagi," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Tedy Kusdiana mengatakan, pembangunan jalan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga pemerintah mengkleim jika masyarakat sudah mengetahui pembangunan tersebut.
"Kita sosialisasikan kepada masyarakat adanya pembangunan jalan kaitan penyelesaian akses menuju Tol Soroja. Pengecoran tidak memakan waktu banyak, rekayasa dilakukan untuk meminimalisir kemacetan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pengecoran-jalan-menuju-tol-soroja-1.jpg)