Lanjutkan Studi di Tunisia, Penerima Beasiswa Ini Dapat Donasi dari Guru dan Staf Disdik Purwakarta

Sejumlah kepala sekolah, guru, staf dinas pendidikan, hingga individu mengumpulkan donasi untuk calon penerima beasiswa penuh yang akan berangkat ke

Lanjutkan Studi di Tunisia, Penerima Beasiswa Ini Dapat Donasi dari Guru dan Staf Disdik Purwakarta
Tribun Jabar/Ery Chandra
Penerima beasiswa penuh ke Tunisia, Nata saat menerima amplop hasil donasi sejumlah kepala sekolah, guru, staf dinas pendidikan, hingga individu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sejumlah kepala sekolah, guru, staf dinas pendidikan, hingga individu mengumpulkan donasi untuk calon penerima beasiswa penuh yang akan berangkat ke negara Tunisia, untuk melanjutkan pendidikan.

Nata Sutisna (18), baru-baru ini ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Dia ditolak ketika hendak menemui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rencananya, Nata akan melanjutkan pendidikan di Institut Superieur de le Peradaban Islamique de Tunis.

Nata yang mengenakan batik motif biru dan peci itu pun menerima sebuah amplop putih dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto.

"Kami sementara dapat mengumpulkan infaq sebesar Rp 15 juta. Bersyukur ini dari kepala sekolah, guru-guru, staf dan tokoh," ujar Purwanto kepada wartawan, di Kabupaten Purwakarta, Jumat (8/11/2019).

White Tea Asal Purwakarta Dilirik Pasar Asia dan Eropa.

Dia mengklaim persoalan yang dihadapi Nata bukan kewenangannya.

Pihaknya mengaku hanya mengurusi taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan pendidikan non formal. Sehingga tak ada anggaran khusus.

"Sistem anggaran hari ini begitu ketat. Harus masuk segala kegiatan dalam perencanaan. Kami bantu dari uang-uang pribadi dermawan," katanya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat mengkaji masalah ini sehingga jika masalah serupa terjadi di masa mendatang, dapat segera ditangani.

"Semoga dengan sistem ke depan bisa mengantisipasi hal-hal seperti ini," ujarnya sembari menyerahkan amplop berisi uang Rp15 juta.

Resmi, Tunisia Larang Pemakaian Niqab di Instansi Pemerintah untuk Perketat Keamanan

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved