Resmi, Tunisia Larang Pemakaian Niqab di Instansi Pemerintah untuk Perketat Keamanan

Tunisia memberlakukan larangan pemakaian niqab di semua instansi publik, semisal gedung-gedung pemerintah.

Resmi, Tunisia Larang Pemakaian Niqab di Instansi Pemerintah untuk Perketat Keamanan
THINKSTOCKPHOTOS
Seorang perempuan mengenakan cadar yang menutupi wajah. 

TRIBUNJABAR.ID, TUNIS - Tunisia memberlakukan larangan pemakaian niqab di semua instansi publik, semisal gedung-gedung pemerintah.

Peraturan tersebut pun secara resmi disetujui dan ditandatangani oleh Perdana Menteri Tunisia Yusuf Shahid, Jumat (5/7/2019).

Peraturant tersebut disebar melalui surat edaran pemerintah yang "melarang akses ke kantor pemerintah bagi siapa pun yang menutupi wajah".

Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan keamanan, terutama terkait dengan dua serangan bom bunuh diri yang terjadi di ibukota Tunis, pada 27 Juni lalu.

2 Bom Bunuh Diri Serang Tunisia Hari Ini, 1 Polisi Tewas, Ibu Kota Berstatus Siaga Dua

Pengeboman itu terjadi dalam dua kesempatan terpisah. Yang pertama menyerang kantor polisi di dekat kedutaan Perancis di Tunis, ibu kota Tunisia.

Dalam serangan tersebut, dua orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Serangan kedua menyasar kantor polisi di daerah yang dekat dengan kawasan wisata di kota lama Tunis.

Seorang tentara berjaga di lokasi kejadian serangan bom bunuh diri di Tunis, Tunisia, pada Kamis (27/6/2019).
Seorang tentara berjaga di lokasi kejadian serangan bom bunuh diri di Tunis, Tunisia, pada Kamis (27/6/2019). ((Reuters/Zoubeir Souissi) via Kompas.com)

Tunisia telah menghadapi rangkaian serangan terorisme, termasuk penembakan di pantai di kawasan wisata terkenal di negeri itu pada tahun 2015.

Pascapenembakan tahun 2015, pemerintah sempat memberi kewenangan kepada polisi untuk mengecek niqab yang dicurigai digunakan untuk bersembunyi dan penyamaran.

Menurut BBC Monitoring, yang mengutip situs berita independen di Tunisia, Kapitalis, beberapa saksi menyatakan melihat bahwa seorang pelaku pengeboman bunuh diri pekan lalu, Aymen Smiri, memakai niqab dalam melakukan aksinya.

Kelompok teroris ISIS kemudian mengaku bertanggung jawab terhadap pengeboman itu.

Di Tunisia, niqab sempat dilarang pada masa pemerintahan Presiden Zainal Abidin bin Ali, tetapi kembali diperbolehkan sesudah terjadinya revolusi Tunisia di tahun 2011. (Kompas.com)

Sang Ayah Akan Berkunjung ke Kost-kostan, Apriyanto Malah Bunuh Diri, Ternyata Ini yang Terjadi

Artis Cantik Asal Korea Selatan Ini Tewas di Hotel, Diduga Bunuh Diri

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved