Sakit Hati, Pria di Tuban Sebar Screenshoot Video Panas Mantan Pacar ke Bos dan Medsos
Seorang pria di Tuban tega menyebarkan video panas mantan pacar sendiri, Y (30), saat video call WhatsApp.
Kepala Sekolah satu di antara SMK di Tuban membenarkan jika yang ada dalam video itu merupakan siswanya.
Kini mereka sudah dibawa ke Polres untuk perkembangan data yang dibutuhkan kepolisian.
"Benar yang perempuan siswa saya, yang laki-laki dari sekolah lain," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).
Dia menjelaskan, siswanya merupakan pelajar kelas 1 atau kelas X. Untuk yang cowok dari sekolah lain belum tau jelas identitasnya.
Sementara siswanya tersebut masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, baik dari wali kelas, kesiswaan maupun dari bimbingan konseling (BK), serta orang tuanya juga ikut.
"Saat ini masih di kepolisian didampingi sejumlah guru, tadi polisi sudah ke sini juga. Untuk proses lanjut kita menunggu hasil dari Polisi," pungkasnya.
Satreskrim Polres Tuban, telah memeriksa sejumlah siswa yang diduga ada kaitannya dengan video viral pelajar SMK yang diunggah di media sosial grup Facebook warga Tuban, Rabu (2/10/2019), malam.
Dalam video syur itu terlihat sepasang siswa beradegan layaknya suami istri di atas kasur, disaksikan empat temannya dalam satu kamar sembari ada yang merekam.
Kasubag Humas Polres Tuban Iptu Suganda mengatakan, sudah ada tujuh siswa yang telah diperiksa penyidik reskrim kaitannya dengan video bugil tersebut.
Dua pemeran dalam video tersebut juga ikut diperiksa bersama lima temannya.
• Mengaku Hanya Ingin Kenalan, Pengantin Baru Cabuli Siswi SMA di Pulau Tidung
"Hingga sore tadi sudah ada tujuh yang diperiksa, terkait video yang viral tadi," Ujarnya dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).
Ganda menjelaskan, saat ini penyidik masih fokus untuk mengembangkan siapa pelaku yang menyebarkan video dewasa tersebut di media sosial.
Sehingga untuk sementara para siswa yang dipanggil dalam agenda ini masih dilakukan pemeriksaaan.
"Penyidik masih fokus untuk menggali data siapa pengunggah video dewasa di media sosial itu. Sementara itu yang disampaikan, untuk lain-lain ditunggu perkembangannya," pungkasnya.
Kepala Sekolah SMK terkait sebagaimana identitas yang tertera pada kaos kaki dalam adegan tersebut, membenarkan jika yang ada dalam video itu merupakan siswanya.
Kini mereka sudah dibawa ke Polres untuk perkembangan data yang dibutuhkan kepolisian.
"Benar yang perempuan siswa saya kelas 1, yang laki-laki dari sekolah lain," Beber Kepala Sekolah.