Kongres PSSI

BREAKING NEWS: Mantan Kapolda Jabar Mochamad Iriawan Jadi Ketua Umum PSSI, 6 Calon Mengaku Diusir

Mantan Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA
Komjen Pol Mochamad Iriawan saat diwawancarai wartawan di Bandung, belum lama ini. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mantan Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.

Mochamad Iriawan terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa yang digelar PSSI, Sabtu (2/11/2019) di Hotel Sang Rila.

Dalam pemilihan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mendapatkan 82 suara dari 85 suara atau voter.

Dalam laporan langsung Kompas TV, pemilihan Ketua Umum PSSI ini berlangsung tertutup.

Perwakilan FIFA hadir di acara Kongres Luar Biasa PSSI ini.

Gara-gara Suporter, Persib Bandung dan Persija Jakarta Kompak, Sama-sama Kena Denda Komdis PSSI

6 Calon Ketua Umum Mengaku Diusir

 Kongres Luar Biasa PSSI sudah memilih mantan Kapolda Jabar Mochamad Iriawan menjadi Ketua Umum PSSI.

Namun sebelum Mochamad Iriawan terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, ada keributan di antara calon ketua umum PSSI.

Sebanyak 6 calon Ketua Umum PSSI diuri dari Kongres Luar Biasa PSSI.

Total sudah ada 7 calon Ketua Umum PSSI yang mundur dari pemilihan Ketua Umum PSSI.

 PSSI Gelar Kongres Luar Biasa, 10 Orang Berebut Jabatan Ketua Umum PSSI, Ada Mantan Kapolda Jabar

Sebelum 6 calon Ketua Umum PSSI dilarang masuk ke area kongres, Bernhard Limbong menjadi orang yang sudah lebih dulu menyatakan mundur sebelum kongres dimulai.

Keenam calon Ketua Umum PSSI yang mundur dari kongres adalah Aven Hinelo, Benny Erwin, Fary Djemy Francis, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas.

Dengan demikian, hanya ada tiga calon Ketua Umum PSSI yang tersisa.

Ketiganya adalah Arif Putra Wicaksono, Rahim Soekasah, dan Mochamad Iriawan.

Bernhard menjadi orang yang sudah lebih dulu menyatakan mundur sebelum kongres dimulai. 
Sementara itu, enam calon lainnya mundur pada pertengahan berjalannya kongres karena diusir.

 Pendukung Iwan Bule Laporkan Vijaya Fitriyasa ke Polisi, Iwan dan Vijaya Sama-sama Calon Ketum PSSI

Menurut Vijaya, pengusiran ia dan kelima caketum PSSI lainnya diawali saat mereka menyampaikan interupsi dan ingin menyampaikannya langsung ke FIFA.

Baca juga: Menpora Buka Kongres Luar Biasa PSSI, Minta Semua Pihak Turunkan Ego Keberatan yang ingin disampaikan mencakup beberapa hal, di antaranya dari mulai tidak adanya debat antar calon hingga ketidakjelasan pemilik suara (voters).

"Kami maju ke depan dan Pak Fary ingin menyampaikan keberatannya ke FIFA. Tapi dihalang-halangi security," kata dia. Vijaya menyatakan bahwa saat terjadi perdebatan, ada petugas keamanan yang meminta mereka untuk keluar.

Permintaan itu turut diperkuat pernyataan yang disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

"Ada statement Bu Sekjen yang tidak setuju dengan kongres silakan keluar," kata Vijaya. "Karena sudah dikasih warning seperti itu, buat apa lagi kami di dalam," ujar dia menambahkan.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya dan pemerintah berpihak kepada salah satu calon ketua umum PSSI.

 Jika Jadi Exco PSSI, Umuh Muchtar Akan Tinggalkan Persib Bandung

"Ya ini, beredar tudingan bahwa saya hanya bertemu dengan salah satu calon. Padahal ada 4 calon yang ketemu sama saya," ujar Zainudin Amali.

"Semua masukan kami terima. Saya dengarkan, pemerintah mendengarkan semua stakeholder. Jadi, tudingan itu enggak benar," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved