Kapolres Majalengka:17 Desa di Kabupaten Majalengka Rawan Konflik Saat Pilkades Serentak
Menurut AKBP Mariyono, untuk mengamankan Pilkades serentak pada, Sabtu (2/11/2019), pihaknya akan menerjunkan ribuan personel gabungan.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono menyebutkan ada 17 desa di Kabupaten Majalengka yang rawan konflik, Kamis (31/10/2019).
Menurut AKBP Mariyono, untuk mengamankan Pilkades serentak pada, Sabtu (2/11/2019), pihaknya akan menerjunkan ribuan personel gabungan.
Hal itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan di belasan desa dalam pelaksanaan Pilkades serentak tersebut.
"Kami telah melakukan pemetaan desa rawan selama Pilkades. Hasilnya, sekitar 17 desa di Kabupaten Majalengka, kami nilai rawan konflik, itu berdasarkan baik yang calonnya head to head maupun yang situasinya agak rawan," ujar AKBP Mariyono, Kamis (31/10/2019).
Ia mengatakan Polres Majalengka terus melakukan pantauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di desa yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak 2019, terutama di titik-titik yang dianggap rawan.
"Tentunya kami terus memantau perkembangan saat ini dan menjelang hingga hari H pemilihan, semoga semuanya berjalan lancar," ucap dia.
• 83 Desa di Purwakarta Gelar Pilkades Serentak pada 2020, Ini Kecamatan Terbanyak Gelar Pilkades
• Semua Desa di KBB Rawan Konflik Saat Pilkades Nanti, Pemkab Perketat Pengamanan
Sementara itu, AKBP Mariyono menambahkan, selama pengamanan Pilkades itu, pihaknya juga dibantu oleh TNI, Satpol PP, Linmas, dan anggota dari Brimob Polda Jabar 1 kompi.
Ada juga, dari BKO serta dari Polres Indramayu sebanyak 2 pleton.
"Kami sudah mengambil langkah-langkah antisipasi agar pelaksanaan Pilkades Serentak 2019 berlangsung aman dan lancar, yaitu, dengan cara mengumpulkan seluruh calon kepala desa untuk berkomitmen siap kalah dan siap menang," kata AKBP Mariyono.
Selain itu, pihaknya juga telah menerjunkan anggota Bhabinkamtibmas ke seluruh desa untuk melakukan pembinaan pada warga dan memantau perkembangan situasi desa.
"Kami juga mengimbau pada para calon kepala desa, sebelum dan sesudah pelaksanaan Pilkades agar ikut menjaga kondusifitas di wilayah desanya masing-masing," ujarnya.
Sebab, menurutnya, bahwa berbeda pilihan adalah hal yang biasa dalam setiap pelaksanaan demokrasi rakyat.
"Kami mengimbau pada warga tetap menjaga situasi tetap aman karena apabila ada oknum yang memicu keributan pasti akan ditindak tegas," ucap dia.