Warga Menyambut Baik Reaktivasi Jalur Kereta Api Ciranjang-Cipatat, Ini Alasannya

Pengerjaan reaktivasi atau mengaktifkan kembali jalur kereta api Ciranjang-Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Warga Menyambut Baik Reaktivasi Jalur Kereta Api Ciranjang-Cipatat, Ini Alasannya
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Pengerjaan reaktivasi jalur kereta api Ciranjang-Cipatat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIPATAT - Pengerjaan reaktivasi atau mengaktifkan kembali jalur kereta api Ciranjang-Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga saat ini terus dilakukan dengan progres sudah mencapai 47 persen.

Pantauan Tribun Jabar, Selasa (29/10/2019), sejumlah pekerja tengah mengerjakan perbaikan badan jalan, penggantian rel, termasuk bantalan, saluran drainase dan pekerjaan penahan tanah.

Sejumlah bangunan, seperti kantor Stasiun Cipatat juga tengah direnovasi dan terlihat bangunan tersebut sudah tampak lebih bagus. Selain itu terlihat juga ekskavator di tengah jalur kereta mengeruk batu split.

Warga di sekitar Stasiun Cipatat, Kampung Halte, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menyambut baik terkait rencana reaktivasi jalur kereta Cipatat-Ciranjang tersebut.

Menurut Ai Suprihatin (70), warga Kampung Halte, RT 01/19, terkait adanya reaktivasi ini, bisa menguntungkan warga setempat termasuk dirinya yang sehari-hari membuka warung di dekat Stasiun Cipatat.

Robert Alberts Sebut Persib Bandung Tak Dalam Kondisi Terbaik Ketika Mengalahkan Persija Jakarta 2-0

"Warga juga sudah menunggu sejak lama pengaktifan ini, karena sejak tahun 2012 sudah tidak aktif. Sempat ada rencana diaktifkan kembali pada tahun 2014, tapi tidak jadi," ujarnya saat ditemui di kiosnya.

Ia mengatakan, selain bisa meningkatkan perekonomian warga, pengaktifan jalur kereta ini juga bisa memudahkan ketika warga ketika akan pergi jauh menggunakan kereta api.

"Nanti kan ada kereta lagi lewat kesini, jadi kalau mau kemana-mana jadi lebih mudah, engga harus pakai bus terus," katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Barat, Achyar Pasaribu melalui Kepala Seksi Lalu Lintas, Sarana dan Keselematan Perkeretaapian BTP, Bernardi Armisetyo, mengatakan reaktivasi jalur kereta api itu dilakukan sepanjang 15 kilometer.

Omid Nazari Catat Sejarah Saat Persib Bandung Tekuk Persija Jakarta, 3 Kali Tekuk Macan Kemayoran

"Pengerjaannya masih terus dilakukan dan progresnya per 13 Oktober 2019 sudah mencapai 47 persen," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sebelum dihentikan pada 6 tahun lalu, kata Bernardi, jalur kereta Ciranjang-Cipatat tersebut sempat menjadi primadona masyarakat untuk bepergian, namun terpaksa dibekukan karena faktor keselamatan.

"Kalau dulu memang jalurnya ini kurang safety untuk dilewati gerbong kereta. Dulu rel jalur ini R.33 sekarang R.54," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved