Persib Bandung
Cedera Saat Lawan Persija Jakarta, Kiper Persib Bandung M Natshir Terus Membaik, Lepas Satu Tongkat
Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani mengatakan, kondisi kiper M Natshir Fadil Mahbubi terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani mengatakan, kondisi kiper M Natshir Fadil Mahbubi terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Kiper yang akrab disapa Deden itu sudah hampir empat bulan menepi dari lapangan karena cedera patah tulang fibula dan tibia saat pertandingan melawan Persija Jakarta, di putaran pertama.
"Perkembangan sangat baik signifikan. Kemarin seharian di rumah saya dan dirawat fisioterafi. Nanti di bulan keempat di foto lagi," ujar Rafi Ghani saat ditemui di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, kemarin.
Bahkan, imbuhnya, M Natshir sudah melepas satu dari dua tongkat yang selama ini dijadikan tumpuan untuk berjalan.
"Sekarang dari yang tadinya menggunakan dua tongkat sekarang jadi satu tongkat. Itupun bukan untuk tumpuan," kata Rafi Ghani.

Menurut Rafi Ghani, M Natshir masih harus menunggu sekitar dua bulan lagi untuk mulai kembali ikut latihan. Sebab, pembentukan kalus dibagian tulang tibianya masih belum sempurna.
• Abdul Aziz: Lawan Siapa pun Apalagi Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Bisa Menang
• Akhirnya Polres Gianyar Izinkan Persib Bandung vs Persija di Bali, Tiket Hanya untuk Bobotoh
"Mudah-mudahan di bulan keempat, 10 November nanti pembentukan tulang kalusnya sudah sempurna dan lepas tongkat," katanya.
Diharapkan, sambung Rafi, di musim kompetisi 2020 kondisi Deden sudah kembali bugar dan dapat mengawal gawang Maung Bandung.
"Insya Allah tapi yang namanya sistem fraktur, tunggu enam bulan. Nanti dicoba. Mudah-mudahan, tidak ada trauma akibat cedera dan bisa mempercepat penyembuhan," ucapnya.
Rafi Ghani pun mengaku selalu intens menjalin komunikasi dengan Deden membahas kondisi dan memberikan terapi agar tidak mengalami trauma.
"Sekarang bagus, suka kontak saya, dan saat di Bandung di terapi. Mudah-mudahan traumanya tidak menjadi ganjalan untuk bisa tampil lagi," ujar Rafi Ghani.