Persib Bandung
Akhirnya Polres Gianyar Izinkan Persib Bandung vs Persija di Bali, Tiket Hanya untuk Bobotoh
Laga Persib Bandung-Persija Jakarta akhirnya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Lokasi yang sama saat Persib Bandung menekuk Pers
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman dan Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta akhirnya bisa digelar sesuai jadwal, yakni Senin (28/10/2019), meski bukan di tempat yang seharusnya, di kandang Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung.
Laga Persib Bandung-Persija Jakarta akhirnya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Lokasi yang sama saat Persib Bandung menekuk Persebaya, pekan lalu.
Persib Bandung kontra Persija Jakarta kembali terusir dari Bandung lantaran Polda Jabar menganggap laga ini berpotensi memicu kerusuhan antarsuporter. Pencegahan mereka lakukan dengan cara tak memberikan izin bertanding.
Beruntung, sekalipun potensi kerusuhan ini juga tak luput dari pengamatan Polres Gianyar, Polres Gianyar memilih cara berbeda.
• Main Kandang di Luar Bandung, Dado Sebut Pemain Persib Bandung Bisa Termotivasi Karena Ini

Mereka tetap mengizinkan laga ini digelar. Risiko rusuh mereka tekan dengan memberikan sejumlah catatan.
Kepastian izin menggelar pertandingan di Bali disampaikan General Coordinator Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung, Budi Bram Rachman.
Menurut Budi, ada beberapa catatan yang diberikan pihak kemanan kepada Persib Bandung saat pertandingan nanti.
"Alhamdulillah kami sudah mendapat izin dari kepolisian dan diberi kesempatan bermain di Bali, dengan catatan bobotoh harus tertib. Jakmania juga diimbau tidak hadir sesuai dengan edaran surat dari PT Liga juga. Pokoknya, bobotoh harus menjaga sopan santun dan tata krama selama di sana," ujar Budi kepada Tribun melalui sambungan telepon, kemarin.
Untuk hal-hal teknis pelaksanaan pertandingan nanti, ujar Budi, semuanya diserahkan kepada panpel lokal. Namun, Budi mengaku tetap melakukan kordinasi dengan panpel lokal.
"Dipercayakan kepada panpel lokal karena kami tidak mungkin bawa panpel dari Bandung ke sana. Semua panpel Liga 1 itu sudah mendapat workhsop soal pelaksanaan pertandingan itu seperti apa, semuanya sama. Tapi, koordinasi tetap jalan, tapi tanggung jawab tetap ada di panpel Persib Bandung," katanya.
Perihal keamanan tim Persija Jakarta selama berada di Bali, Budi pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Polres Gianyar. Budi hanya mengikuti rekomendasi dari pihak keamanan.
"Kalau itu nanti dilihat situasi dan kondisinya, karena yang bisa menilai itu pihak kemanan seperti apa, jadi bakal dikerahkan personelnya. Pokoknya, tidak jauh seperti di Bandung," ucapnya.
• Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Pelatih Persib Robert Alberts Sebut Banyak Efeknya
Untuk pertandingan melawan Persija Jakarta nanti, kata Budi, Panpel menyediakan 10 ribu tiket. Semua tiket itu hanya dijual kepada bobotoh. "Tiket sudah bisa dipesan dari sekarang," katanya.
Protes