Persib Bandung
H-3 Laga Persib Bandung vs Persija, di Bandung Ditolak, di Bali Tak Ada Izin, Harus di Singapura?
Persib Bandung kesulitan mendapatkan stadion untuk menggelar laga kandang. H-3 Persib vs Persija, belum jelas stadionnya. Di Bali belum ada izin.
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Laga Persib Bandung menjamu Persija Jakarta sejak lama tak mendapatkan izin pertandingan di Bandung.
Polda Jabat tak mengeluarkan izin pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta karena alasan keamananan.
Jejak rekam laga Persib Bandung vs Persija Jakarta kerap terjadi kerusuhanan, selain itu Polda Jabar mendapatkan informasi situasi tidak mendukung untuk pergelaran laga Persib Bandung vs Persija Jakarta di Bandung.
Laga sebelumnya, Persib Bandung menjamu Persebaya Surabaya juga tak digelar di Bandung.
Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya digelar di Bali, di Stadion I Wayan Dipta Gianyar.
• Liga 1 2019 Belum Tuntas, Persib Bandung Sudah Jadi Raja Remis Bersama Borneo FC
Di laga itu, Persib Bandung berhasil memetik kemenangan dengan skor telak 4-1.
Untuk laga menghadapi Persija Jakarta, manajemen Persib Bandung mengajukan laga di Stadion I Wayan Dipta, Bali.
Namun, hingga h-3 pertandingan, belum ada kepastian apakah laga tersebut mendapatkan izin atau tidak.
Dikutip dari Tribunbali.com, laga Persib Bandung vs Persija Jakarta belum mendapatka restu dari polisi dan warga setempat.
• APA KATA BOBOTOH HARI INI Robert dan Ezechiel Disentil, Lawan Persija, Persib Bandung Harus Menang
Kabag Operasional Polres Gianyar, Kompol Dewa Gede Mahaputra, mengatakan, pihaknya telah melaporkan informasi mengenai pertarungan itu ke Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo.
Mahaputra mengatakan, Kapolres Gianyar untuk sementara waktu tidak akan memberikan izin untuk laga Persib menjamu Persija.
"Becermin dari kejadian kemarin, Pak Kapolres juga memilih untuk semantara waktu tak mengizinkan pertandingan tersebut. Sebab di satu sisi, pihak desa juga keberatan jika pertandingan (berpotensi rusuh) ini dilaksanakan," ujar Mahaputra.
Saking bingungnya menghadapi situasi tek menentu lokasi pertandingan Persib Bandung, pelatih Robert Alberts pernah mengusulkan laga Persib Bandung digelar di luar negeri.
Robert Alberts Usul Laga Persib vs Perija Digelar di Singapura
Persib Bandung belum mendapat kepastian soal tempat pertandingan saat menjamu Persija Jakarta, Senin (28/10/2019).
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan pihaknya tengah mencari solusi karena Stadion Si Jalak Harupat yang menjadi markas Maung Bandung belum tentu bisa digunakan.
• Jamu Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Kehilangan Esteban Vizcarra
"Untuk yang satu itu kami belum ada kabar bisa bermain lawan Persija. Kami belum dapat konfirmasi soal tempat, karena di Bali kami harusnya lawan Persija tanggal 28, tapi Bali main tanggal 29, jadi banyak laga yang digelar di Bali," ujar Robert Alberts.
Sambil bercanda, pelatih asal Belanda ini mengusulkan agar duel kontra Macan Kemayoran bisa digelar di Malaysia atau Singapura.
Robert Alberts mengatakan kedua negara itu bisa menjadi solusi ketika stadion di Indonesia sulit untuk digunakan.
"Mungkin kami bisa main di Singapura, kami tetap bisa tenang di sana. Malaysia juga bisa, banyak orang Indonesia di Malaysia dan Singapura. Banyak bobotoh juga di sana. Tapi di Indonesia kami bingung pakai stadion yang mana," ucapnya.

PT LIB Gelar Emergency Meeting
Sejumlah laga Liga 1 akhir-akhir ini harus ditunda.
Polisi tak bisa memberikan izin penyelenggaraan laga-laga tersebut.
Hal ini terjadi dalam dua bulan terakhir.
Terkait hal tersebut, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar emergency meeting, Sabtu (12/10/2019).
Pertemuan yang diadakan di salah satu hotel berbintang di Sanur, Bali itu membahas tentang solusi dari banyaknya kendala yang terjadi di kompetisi strata tertinggi tersebut.
• Jamu Persija Jakarta di Luar Bandung, Persib Bandung Patok Kemenangan Harga Mati
“Prinsipnya kompetisi harus selesai pada 22 Desember 2019. Karena itu butuh kesepakatan bersama untuk menghadapi semua kendala yang terjadi,” kata Dirk Soplanit, Direktur PT LIB, di laman resmi Liga Indonesia.
Seperti diketahui, hingga awal Oktober 2019, ada tujuh pertandingan Liga 1 2019 yang harus ditunda.
Di antaranya Persib Bandung vs Arema FC, Persebaya Surabaya vs Borneo FC, Persija Jakarta vs Persela Lamongan, Persija Jakarta vs Borneo FC, PSIS Semarang vs Bali United, PSM Makassar vs Persipura Jayapura, dan Persija vs Borneo FC.
Menilik fakta tersebut, PT LIB pun menawarkan solusi yang akhirnya disepakati semua kontestan Liga 1 2019.

“Solusinya digelar pertandingan pada FIFA match day. Tujuh pertandingan tunda digelar pada FIFA match day pada 11-19 November 2019,” kata Asep Saputra, Manager Kompetisi PT LIB.
Asep menambahkan, dengan menggelar tujuh laga tunda pada FIFA match day, maka persaingan kompetisi akan lebih fair.
“Pekan ke-28 hingga 34 sudah tidak ada lagi adanya sisipan pertandingan tunda. Dalam hal ini aspek fairness, competitiveness, dan quality akan lebih mudah terpenuhi,” ujar Asep.
Selain menggelar tujuh pertandingan pada FIFA match day, ada beberapa kesepakatan lanjutan dalam emergency meeting tersebut.
Di antaranya, tidak ada lagi perubahan jadwal menjelang akhir kompetisi Liga 1 2019.
Kemudian apabila tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan terkait penyelenggaraan pertandingan, maka klub bersedia menggelar laga tanpa penonton atau dipindah ke venue yang lain.
Ini berarti, jika Persib Bandung tak dapat izin saat menggelar laga kandang, maka harus siap menggelar laga tanpa penonton atau bermain di luar Bandung.
“Kami berharap dengan adanya beberapa kesepakatan tersebut, kompetisi Liga 1 2019 bisa berjalan dengan lancar dan berakhir sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sejak awal,” ucap Plt Ketum PSSI, Iwan Budianto.
• Banyak Laga Liga 1 Tak Dapat Izin, PT LIB Gelar Emergeny Meeting, Persib Bersiap Laga Tanpa Penonton