Respons Partai Gerindra Soal Permintaan PA 212 agar Menhan Prabowo Pulangkan Habib Rizieq

Partai Gerindra merespons permintaan PA 212 memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Partai Gerindra merespons permintaan PA 212 memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq.

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, pemulangan Habib Rizieq bukan tugas Kementerian Pertahanan.

"Terkait dalam hal permintaan Alumni 212 untuk mengembalikan Habib Rizieq, tentu itu jadi tugas daripada kementerian terkait."

"Ada di situ Kementerian Luar Negeri yang bertanggung jawab terhadap seluruh WNI di luar negeri, ada Kemenkum HAM yang bertanggung jawab terkait dengan masalah-masalah hukum seluruh warga negara yang di luar negeri, termasuk Imigrasi," ujar Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

"Juga tentu menjadi urusan Kemendagri terkait politik dan sebagainya. Setidaknya ada tiga kementerian ini yang terkait. Tentu ini bukan menjadi tugas Kementerian Pertahanan," ucap Ahmad Riza Patria.

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Pengamat Blak-blakan Sebut Itu Transaksi Politik, Bukan Sikap Negarawan

Tak Lagi Ditunjuk Jadi Menteri, Ignasius Jonan Curhat Belum Sempat Duduki Kursi Kerja, Posting Ini

Menurutnya, permintaan memulangkan Habib Rizieq itu sudah diajukan PA 212 sejak Prabowo Subianto menjadi calon presiden.

Karena Prabowo tak terpilih menjadi presiden dan saat ini menjabat menteri, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat memahami bahwa Subianto Prabowo harus menjalankan visi-misi Presiden Jokowi.

"Untuk itu, terhadap seluruh harapan permintaan masyarakat harus bisa memahami bahwa sekarang posisi Pak Prabowo adalah sebagai Menhan," ujarnya.

"Tentu sebagai Menhan beliau harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan visi-misi program presiden terpilih, yaitu program Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dan tentu beliau tugasnya menjaga kedaulatan negara," ujar Ahmad Riza Patria.

Sebelumnya, juru bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin, paham kondisi Prabowo Subianto sebagai politikus jika memilih bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Ia pun memberi target 100 hari kerja kepada Prabowo, yakni memulangkan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Mungkin kami masih bisa berharap 100 hari ke depan PS (Prabowo Subianto) dan orang-orangnya (yang) bekerja, bisa menghasilkan apa yang kami perjuangkan agar ulama kami (yang ditangkap) semua di SP3, juga HRS bisa kembali, serta usut hilangnya nyawa para mujahid politik dari pemilu sampai demo mahasiswa dan pelajar kemarin," ujar Novel, Senin (21/10/2019). (Chaerul Umam)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Partai Gerindra: Pemulangan Habib Rizieq ke Indonesia Bukan Tugas Menhan

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved